Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 9 Oktober 2026
Bupati Gede Dana Pimpin Upacara Hardiknas, Sampaikan Pesan Penting Mendikbudristek
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Bupati Karangasem I Gede Dana memimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Tanah Aron, Kamis, 2 Mei 2024.
Upacara ini diikuti Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, perwakilan ASN, guru, pelajar SMP, SMA, dan SMK se-Kabupaten Karangasem. Upacara yang diikuti ratusan peserta ini berlangsung khidmat.
Dalam kesempatan ini, Bupati membacakan amanat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Republik Indonesia, Nadiem Makarim.
"Kita sudah mulai merasakan perubahan terjadi di sekitar kita, digerakkan bersama-sama dengan langkah yang serempak dan serentak, wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia sedang kita bangun bersama, dengan gerakan merdeka belajar kita sudah mendengar lagi anak-anak Indonesia berani bermimpi karena mereka merasa merdeka saat belajar di kelas," ungkapnya.
Menurutnya, saat ini guru-guru sudah berani mencoba hal-hal baru karena mereka mendapatkan kepercayaan untuk mengenal dan menilai murid-muridnya.
Para mahasiswa kini siap berkarya dan berkontribusi karena ruang untuk belajar tidak lagi terbatas di dalam kampus, dan saat ini sudah dirasakan semarak karya-karya yang kreatif karena seniman dan pelaku budaya terus mendukung untuk berekspresi.
Lebih jauh Mendikbudristek menitipkan merdeka belajar kepada semua para penggerak perubahan yang tidak mengenal kata menyerah untuk membawa Indonesia melompat ke masa depan.
"Selamat Hari Pendidikan Nasional mari terus bergotong-royong menyemarakkan dan melanjutkan gerakan merdeka belajar," pungkasnya.
Setelah mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Bupati Karangasem, I Gede Dana, dalam sebuah wawancara dengan media, menyampaikan pentingnya Kurikulum Merdeka Belajar dalam memberikan kebebasan kepada siswa.
"Dengan kurikulum Merdeka Belajar, ada kebebasan bagi anak didik kita. Kami pemerintah memberikan ruang kepada para guru, dengan cara merdeka belajar, kami mensupport guru dan anak-anak," ujarnya.
Lebih lanjut, terkait dengan perpindahan pegawai kontrak teknis, Bupati Dana menjelaskan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada kebutuhan mendesak akan tenaga pendidik.
"Di SD, kami mengalami kekurangan 356 tenaga pendidik, sedangkan di SMP, kurang 12 orang. Oleh karena itu, pegawai kontrak dengan gelar S.Pd kami dorong pindah ke Disdikpora Karangasem untuk menutupi kekurangan tersebut," katanya.
Meskipun demikian, masih ada kekurangan sekitar 800 tenaga pendidik yang perlu diatasi. Bupati menyatakan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan ke pusat agar dapat membuka Program Pendidikan Profesi Guru (P3K) khususnya di Karangasem untuk mengatasi kekurangan tersebut.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kualitas pendidikan di Karangasem dapat terus meningkat demi masa depan yang lebih cerah bagi generasi mendatang.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Karangasem
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1575 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1381 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1324 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 804 Kali
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 754 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan