Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Bupati Gede Dana Pimpin Upacara Hardiknas, Sampaikan Pesan Penting Mendikbudristek
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Bupati Karangasem I Gede Dana memimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Tanah Aron, Kamis, 2 Mei 2024.
Upacara ini diikuti Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, perwakilan ASN, guru, pelajar SMP, SMA, dan SMK se-Kabupaten Karangasem. Upacara yang diikuti ratusan peserta ini berlangsung khidmat.
Dalam kesempatan ini, Bupati membacakan amanat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Republik Indonesia, Nadiem Makarim.
"Kita sudah mulai merasakan perubahan terjadi di sekitar kita, digerakkan bersama-sama dengan langkah yang serempak dan serentak, wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia sedang kita bangun bersama, dengan gerakan merdeka belajar kita sudah mendengar lagi anak-anak Indonesia berani bermimpi karena mereka merasa merdeka saat belajar di kelas," ungkapnya.
Menurutnya, saat ini guru-guru sudah berani mencoba hal-hal baru karena mereka mendapatkan kepercayaan untuk mengenal dan menilai murid-muridnya.
Para mahasiswa kini siap berkarya dan berkontribusi karena ruang untuk belajar tidak lagi terbatas di dalam kampus, dan saat ini sudah dirasakan semarak karya-karya yang kreatif karena seniman dan pelaku budaya terus mendukung untuk berekspresi.
Lebih jauh Mendikbudristek menitipkan merdeka belajar kepada semua para penggerak perubahan yang tidak mengenal kata menyerah untuk membawa Indonesia melompat ke masa depan.
"Selamat Hari Pendidikan Nasional mari terus bergotong-royong menyemarakkan dan melanjutkan gerakan merdeka belajar," pungkasnya.
Setelah mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Bupati Karangasem, I Gede Dana, dalam sebuah wawancara dengan media, menyampaikan pentingnya Kurikulum Merdeka Belajar dalam memberikan kebebasan kepada siswa.
"Dengan kurikulum Merdeka Belajar, ada kebebasan bagi anak didik kita. Kami pemerintah memberikan ruang kepada para guru, dengan cara merdeka belajar, kami mensupport guru dan anak-anak," ujarnya.
Lebih lanjut, terkait dengan perpindahan pegawai kontrak teknis, Bupati Dana menjelaskan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada kebutuhan mendesak akan tenaga pendidik.
"Di SD, kami mengalami kekurangan 356 tenaga pendidik, sedangkan di SMP, kurang 12 orang. Oleh karena itu, pegawai kontrak dengan gelar S.Pd kami dorong pindah ke Disdikpora Karangasem untuk menutupi kekurangan tersebut," katanya.
Meskipun demikian, masih ada kekurangan sekitar 800 tenaga pendidik yang perlu diatasi. Bupati menyatakan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan ke pusat agar dapat membuka Program Pendidikan Profesi Guru (P3K) khususnya di Karangasem untuk mengatasi kekurangan tersebut.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kualitas pendidikan di Karangasem dapat terus meningkat demi masa depan yang lebih cerah bagi generasi mendatang.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Karangasem
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1411 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1072 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 913 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 811 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik