Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Israel Menggila di Rafah, Bom Tak Henti Hingga Langit Berselimut Asap
beritabali.com/cnnindonesia.com/Israel Menggila di Rafah, Bom Tak Henti Hingga Langit Berselimut Asap
BERITABALI.COM, DUNIA.
Serangan militer Israel di Perbatasan Rafah semakin menggila, Selasa (7/5) malam. Suara ledakan tak henti terdengar dan langit Rafah kelam ditutupi kepulan asap bom yang meledak.
"Mereka telah menjadi gila. Tank Israel terus menembakkan peluru artileri, dan asap bom menutupi langit al-Salam dan Jnaina," kata Emad Joudat, seorang penduduk Kota Gaza yang mengungsi di Rafah, dikutip Aljazeraa, Rabu (8/5).
"Saya mempertimbangkan untuk pergi ke utara, mungkin ke wilayah tengah Gaza. Jika mereka maju lebih jauh ke Rafah, itu akan menjadi pembantaian," ungkapnya.
Serangan Israel juga dilaporkan mengenai kantor pemerintahan setempat.
Di perbatasan Rafah terdapat sekitar 1,4 juta pengungsi Palestina. Mereka bertahan hidup di tenda penampungan sementara dengan kekurangan makanan, air dan obat-obatan.
Militer Israel mengatakan mereka sedang melakukan "operasi terbatas" di Rafah untuk menghabisi Hamas dan membongkar infrastruktur yang digunakan oleh Hamas.
Israel memerintahkan warga sipil untuk pergi ke tempat yang mereka sebut sebagai "zona kemanusiaan" yang berjarak 20km (12 mil) dari Rafah. Serangan Israel ini terjadi saat Hamas mengumumkan telah menyetujui proposal gencatan senjata di Gaza.
Wilayah Rafah telah lama menjadi tempat pelarian warga Gaza di utara dan tengah dari gempuran Israel sejak Oktober lalu. Rafah juga menjadi satu-satunya pintu masuk bantuan kemanusiaan dari komunitas internasional.
Rencana invasi darat ke Rafah ini bahkan dikecam keras oleh berbagai negara, termasuk negara Eropa dan AS. Negara Barat menilai invasi darat Israel ke Rafah dapat menyebabkan petaka baru.
Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga mewanti-wanti akan ada tragedi besar jika Israel tetap melancarkan serangan ke Rafah. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5976 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4665 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan