Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Kode Narkoba Jaringan Hydra di Canggu, Perbekel Tibubeneng Kerahkan Kaling
BERITABALI.COM, BADUNG.
Cara promosi dan memasarkan narkoba jaringan 'Hydra' di Canggu menggunakan kode-kode khusus diungkap Bareskrim Polri beberapa hari lalu di Canggu, Badung.
Tulisan link website darnetforum2road.cc, tersebar di beberapa sudut jalanan di daerah Canggu dan sekitarnya.
Baca juga:
narkoba-di-tibubeneng-buron-masuk-red-notice-interpol" target="_self" title="Dua Bos Pabrik Narkoba di Tibubeneng Buron Masuk 'Red Notice' Interpol">Dua Bos Pabrik Narkoba di Tibubeneng Buron Masuk 'Red Notice' Interpol
Terkait hal ini, Kepala Desa Tibubeneng I Made Kamajaya, saat dikonfirmasi, Rabu (15/5/2024) di Badung mengaku tidak tahu juga arti kode tersebut.
Dirinya menyampaikan akan segera meminta para kepala lingkungan di masing-masing banjar agar mengecek di rumah warga, dan berkoordinasi dengan polisi.
"Ya saya saja baru tahu. Nggak tahu ada yang begitu (kode). Nanti saya sampaikan ke kelian-kelian (kepala lingkungan) kebetulan hari ini ada Bimtek," jelasnya.
Sebelumnya, Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada, saat merilis kasus laboratorium narkoba di Vila Tibubeneng Senin, (13/5/2024) menyampaikan, modus pemasaran dan promosi produk ganja hidroponik dan mephedrone itu dilakukan secara daring forum darknet jaringan hydra Indonesia (Darknet forum 2 roads.cc) di aplikasi Telegram.
Beberapa grup Telegram tersebut seperti Bali Hydra Bot, Cannashop Robot, Bali Cristal Bot, Hydra Indonesia Manager dan Mentor Cannashop.
"Nanti ditempelkan (sambil menunjuk titik/tempat). Mungkin kalau orang melihat, 'ini apa sih'. Orang awam lewat-lewat saja, tidak tahu. Ternyata itu kode untuk orang beli narkoba," katanya.
Kemudian Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa mengungkap lokasi atau titik-titik yang dipasangi kode rahasia tersebut, termasuk di kawasan Canggu dan sekitarnya. Polisi bahkan mengendusnya sampai ke wilayah Ubud, Kabupaten Gianyar.
"Ada, ada, ada. (Kode). Coba cek sampai Ubud ada itu. Dipilok, dipilok (dibubuhi cat semprot). Selain Ubud, Canggu. Sementara itu dulu yang kami tahu," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1038 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 892 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 817 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 525 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 406 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun