Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Sandal Nyangkut di Kaki, Warga Karangasem Datangi Pos Damkar
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Seorang warga mendatangi Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) yang ada di Terminal Karangsokong untuk meminta bantuan melepaskan sandalnya yang tersangkut pada pergelangan kakinya pada Minggu malam (2/6/2024).
Kepala Dimas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Karangasem, I Made Agus Budiasa mengatakan, kemungkinan karena anak-anak jadinya kebingungan tidak bisa melepas sandal slop yang masuk dan tersangkut pada pergelangan kakinya sehingga memutuskan untuk datang ke Pos Damkar.
"Yang bersangkutan memakai sandal selop bahan karet, korban datang dari pantai, karena ada pasir di kakinya jadi agak sret sandal sulit lepas, kondisi kakinya juga sampei lecet dan sedikit bengkak," kata Budiasa dikonfirmasi, Senin (3/6/2024).
Setelah mendatangi pos damkar, beberapa personel langsung membantu melepaskan sendal tersebut. Terlihat berbagai upaya dilakukan seperti menyemprotkan cairan diterjen untuk mempermudah pelepasan sandal dari kaki.
Terlepas dari kejadian tersebut, Budiasa memberikan apresiasi kepada masyrakat, karena di tengah kondisi kepanikan sudah ingat dengan Damkartan untuk minta bantuan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun