Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Warga Aceh Timur Diduga Dianiaya Oknum TNI Hingga Tewas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Warga Aceh Timur Sulaimansyah (36) diduga dianiaya sejumlah oknum TNI yang berdinas di Yonif 111/KB hingga tewas. Sebelumnya, Sulaimansyah disebut tewas karena kecelakaan.
Baca juga:
Gempa Magnitudo 3,2 Guncang Bandung Barat
Ayah korban, Salat Ibrahim, mengatakan tubuh korban dipenuhi luka karena benturan benda tumpul. Awalnya, keluarga mendapat kabar bahwa Sulaimansyah meninggal karena kecelakaan di jembatan pada 18 Mei 2024.
Namun saat melihat jenazah, ia menemukan kejanggalan dalam kematian putranya itu.
Ia juga mendapat informasi dari rekan anaknya, sebelum Sulaimansyah meninggal terdengar suara tembakan dan ditemukan selongsong peluru di lokasi kejadian. Selain itu, ada dugaan upaya penculikan yang diduga dilakukan sejumlah oknum TNI.
"Ada pembohongan dari oknum TNI yang menyebut korban meninggal karena jatuh kecelakaan, sebenarnya korban dicegat dan dianiaya," kata Ibrahim, Sabtu (15/6).
Ia menduga sejumlah oknum anggota TNI yang berdinas di Yonif 111/KB menjadi pelaku penganiayaan anaknya hingga tewas di Jembatan Lengkok Desa Rampah, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Aceh Timur.
Ibrahim mengaku sudah melaporkan kasus ini ke Sub Detasemen Polisi Militer IM/1 dengan didampingi oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh. Ia berharap peristiwa itu bisa membuka motif pelaku membunuh putranya.
"Sudah kami laporkan dan kami meminta keadilan agar pelaku dituntut seadil-adilnya," ujar dia.
Baca juga:
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Keerom Papua
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda Kolonel Inf Alim Bahri mengatakan kasus ini masih dalam tahap penyidikan yang dilakukan oleh Subdenpom IM.
Ia menargetkan berkas perkara pelaku akan segera dilimpahkan ke Oditur Militer I-01 Banda Aceh akhir bulan Juni 2024. Alim enggan menyebut apa motif oknum TNI tersebut menganiaya warga hingga tewas.
"Jika memang terbukti, maka para pelaku [oknum TNI] tersebut akan dihukum seberat-beratnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Militer," katanya.
Pihaknya saat ini terus berkoordinasi dan berkomunikasi mengawal kasus ini dengan pihak Pomdam IM dan Oditur Militer untuk memantau perkembangan kasus yang melibatkan oknum TNI tersebut.
Alim juga menuturkan persidangan nanti akan dilaksanakan secara terbuka di Pengadilan Militer.
"Kodam IM berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini dengan seadil-adilnya dan transparan, dengan mengedepankan asas keadilan dan profesionalisme," katanya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2961 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2023 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun