Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Israel Tutup Perbatasan Saat Iduladha, Larang Hewan Kurban Masuk Gaza
beritabali.com/cnnindonesia.com/Israel Tutup Perbatasan Saat Iduladha, Larang Hewan Kurban Masuk Gaza
BERITABALI.COM, DUNIA.
Israel melarang pengiriman hewan kurban untuk masuk ke Jalur Gaza di momen Hari Raya Iduladha.
Dilansir Anadolu Agency, larangan Israel itu disampaikan oleh kantor media Gaza pada Sabtu (15/6).
Menurut kantor media Gaza itu, larangan Israel ini membuat ratusan ribu keluarga di Jalur Gaza kehilangan kesempatan untuk merayakan Hari Raya Iduladha dan melakukan kurban.
Dalam sebuah pernyataan menjelang Iduladha, kantor tersebut mengatakan "pasukan pendudukan melakukan kejahatan baru" dengan mencegah masuknya hewan kurban.
Cara yang dilakukan ialah dengan menutup semua penyeberangan Jalur Gaza, termasuk pendudukan dan penutupan penyeberangan perbatasan Rafah dan penyeberangan Kerem Shalom.
Kurban merupakan salah satu kegiatan dalam agama Islam yang berupa menyembelih hewan.
Mereka mengatakan larangan ini sebagai "pelanggaran hak asasi manusia dan pengabaian total terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan Islam".
Kantor media itu menegaskan bahwa kurban merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Iduladha.
"Tanggung jawab moral dan hukum memerlukan komunitas internasional untuk melakukan intervensi serius untuk menghentikan genosida dan menghentikan pelanggaran terang-terangan terhadap hak asasi manusia dan hak umat Islam," demikian keterangan kantor tersebut.
Pihak di Gaza juga menganggap Israel dan pemerintah AS bertanggung jawab penuh atas berlanjutnya kejahatan terhadap Islam dan terhadap rakyat Palestina.
Sebelumnya, ribuan warga Palestina gagal melakukan perjalanan ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji, akibat blokade perbatasan yang dilakukan pemerintah Israel.
Juru bicara Kementerian Haji dan Wakaf di Gaza, Ikrami Al-Mudallal, mengatakan terdapat sekitar 2.500 warga Palestina yang gagal ke Saudi untuk beribadah haji tahun ini.
Jamaah haji dari Gaza merupakan sepertiga dari total jamaah haji Palestina yang dijadwalkan menunaikan ibadah haji tahun ini.
Tak hanya itu, Kantor Pusat Kementerian Haji di Gaza juga hancur akibat agresi Israel, sehingga menyebabkan badan tersebut tidak bisa memfasilitasi perjalanan jemaah haji ke Mekkah.
Dilansir New Arab, Al-Mudallal menyebut larangan Israel terhadap warga Palestina meninggalkan Gaza, merupakan pelanggaran terhadap kebebasan beragama.
Ia juga mengatakan agresi brutal Israel sangat memengaruhi perencanaan ibadah haji warga Palestina. Termasuk, terkait pembicaraan logistik dengan Mesir dan Arab Saudi.
Karena kondisi ini, para jemaah haji Palestina yang terkena dampak penutupan perbatasan Rafah akan diberikan prioritas keberangkatan tahun depan, karena banyak yang menunggu hingga 10 tahun untuk mendapat giliran menunaikan ibadah haji. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2940 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun