Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
16 Korban Tewas Kebakaran Gudang LPG di Jalan Cargo, Tersisa Dua Kritis
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Satu per satu karyawan yang menjadi korban akibat terbakarnya gudang LPG di Jalan Cargo Taman I, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, berguguran.
Sisanya tinggal 2 orang lagi dan itu pun kondisinya masih kritis di rawat di Burn Unit RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah, Sanglah, Denpasar.
Terkait perkembangan para korban ini tercatat sudah ada 16 orang yang meninggal dunia. Teranyar, korban ke 16 bernama Didik Suryanto (49). Ia mengalami luka bakar 84 persen.
Didik meninggal pada Selasa 18 Juni 2024 pukul 04.27 WITA. Sebelumnya, Didik sempat dilarikan ke RSD Mangusada, Mengwi, Badung, karena luka bakar yang cukup parah. Namun karena kondisinya makin kritis, ia dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar.
"Jadi, korban ini (Didik Suryanto) sebelumnya dibawa ke RS Mangusada, dan kemudian dirujuk ke RSUP Ngoerah, pada Minggu 9 Juni 2024 sekitar pukul 11.02 WITA," beber Kasubag Humas RSUP Prof Ngoerah, Dewa Krisna kepada awak media.
Selama dirawat di rumah sakit terbesar di Bali itu kondisi Didik tidak bisa diselamatkan. Hingga akhirnya pria asal Banyuwangi, Jawa Timur itu menghembuskan napas terakhir pada Selasa 18 Juni 2024 sekitar pukul 04.27 WITA di burn unit.
Hingga kini korban luka bakar yang masih mendapatkan perawatan intensif hanya tersisa dua orang saja. Yakni Ahmad Tamyis Mujaki (25) dengan luka bakar 72 persen dan Suherminadi (47) dengan luka bakar 30 persen.
Dewa Krisna membeberkan, dari kedua korban tersisa hanya Suherminadi. Ia sudah mulai menunjukkan kabar baik. Namun begitu, pihak rumah sakit masih berupa melakukan perawatan intensif di burn unit.
"Kita doakan semoga keduanya baik saja," tandas Dewa Krisna.
Bagian lain, penyidik Satreskrim Polresta Denpasar masih melakukan pengembangan lebih lanjut terkait kebakaran yang terjadi di gudang gas elpiji, Jalan Cargo Taman I, Desa Ubung Kaja, Denpasar, Bali pada Minggu 9 Juni 2024 pagi.
Meski pemilik gudang yakni Sukojin sudah ditetapkan sebagai tersangka, Polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengejar pelaku lain. Pria asal Banyuwangi ditetapkan sebagai tersangka karena lalai hingga menyebabkan 18 karyawannya dilarikan ke sejumlah rumah sakit akibat luka bakar dan 16 orang akhirnya meninggal dunia.
"Kami masih melakukan pengembangan untuk mencari penyebab kebakaran gas elpiji. Sekaligus mendalami kemungkinan adanya tersangka lain," bebernya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3815 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1760 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang