Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Gerindra Tabanan Pertanyakan Spanduk Dukungan Forum Perbekel ke Sanjaya
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ketua DPC Gerindra Kabupaten Tabanan, I Putu Gede Juliastrawan, mempertanyakan dukungan terbuka yang diberikan oleh forum perbekel se-Kecamatan Selemadeg Timur kepada salah satu bakal calon bupati.
Dukungan tersebut ditunjukkan melalui pembentangan spanduk yang tersebar di akun media sosial Facebook milik Made Widarma.
Dalam foto yang beredar, terlihat sejumlah perbekel dan beberapa OPD yang ikut berpose "Victory" dengan latar belakang candi bentar saat mengikuti Bhakti Penganyar di Pura Luhur Giri Salaka Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Minggu (21/7).
Spanduk tersebut bertuliskan "Kami Forum Perbekel Kecamatan Selemadeg Timur sepakat mendukung Bapak Bupati DR I Komang Gede Sanjaya SE, MM. 2 Periode."
I Putu Gede Juliastrawan, yang akrab disapa Wawan, mempertanyakan kepada Bawaslu Kabupaten Tabanan mengenai keabsahan dukungan tersebut.
"Kami mempertanyakan apakah diperbolehkan bagi forum perbekel untuk mendukung salah satu bakal calon bupati, mengingat tahapan pemilu sudah berjalan. Ini yang perlu kami ketahui, karena ASN tidak boleh berpolitik praktis," tegas Wawan, Selasa (23/7).
Sementara, Ketua Bawaslu Tabanan, I Ketut Narta, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dengan adanya postingan di media sosial Facebook, dirinya belum bisa menyatakan hal tersebut sebagai pelanggaran.
"Kami akan mengkaji terlebih dahulu dengan melakukan rapat dan penelusuran akun media sosial yang bersangkutan, serta meminta petunjuk dari Bawaslu Provinsi Bali," jelas Narta.
Langkah-langkah yang akan diambil termasuk kemungkinan klarifikasi terhadap ketua Forum Perbekel. "Kami sudah mendapatkan informasi awal dan akan berdiskusi dengan anggota Bawaslu serta menunggu petunjuk dari Bawaslu Provinsi Bali untuk menentukan langkah selanjutnya. Saat ini, belum bisa menyatakan adanya pelanggaran tanpa kajian terlebih dahulu," tegas Narta.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2259 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan