Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Temuan Jasad Orok Bayi Gegerkan Warga Banjar Tunjung Sari
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Warga Banjar Tunjung Sari, Perum Griya Loka, Kecamatan Denpasar Utara, dikejutkan dengan penemuan orok bayi dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (26/7/2024) pagi, sekitar pukul 09.00 WITA.
Penemuan mengejutkan ini dilaporkan oleh dua petugas DLHK Denpasar, I Wayan Siram (50) dan Gusti Ayu Putu Rani (49). Keduanya sedang melaksanakan tugas pengumpulan sampah di Perum Griya Loka saat menemukan mayat bayi tersebut. Mereka mencurigai plastik hitam yang terasa berat di antara tumpukan sampah dan memutuskan untuk memeriksanya.
"Setelah membuka plastik hitam, I Wayan Siram menemukan orok bayi berjenis kelamin perempuan yang terbungkus dalam tas kain warna merah, dalam keadaan meninggal dunia. Bayi tersebut juga masih berisi ari-ari," jelas AKP Ketut Sukadi, Kasi Humas Polresta Denpasar.
Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada Kadus Banjar Tunjung Sari dan pihak kepolisian segera melakukan tindakan. "Ork bayi tersebut telah dibawa ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUP Sanglah untuk proses lebih lanjut," tambah Sukadi.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mencari ibu bayi tersebut dan mengungkap penyebab kematian bayi. Pihak kepolisian meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk melapor guna membantu proses penyelidikan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 704 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 649 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 380 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 328 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun