Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Korban Tewas Tanah Longsor di India Bertambah Jadi 108 Orang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebanyak 108 orang meninggal dunia akibat hujan lebat dan tanah longsor yang terjadi di wilayah perkebunan teh negara bagian Kerala, India.
"Bencana ini telah mengakibatkan hilangnya 108 nyawa. Ini adalah salah satu bencana alam terburuk yang pernah terjadi di Kerala," kata Kepala Menteri negara bagian Kerala, Pinarayi Vijayan.
Selain korban tewas, sebanyak 128 orang lainnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
"Simpati mendalam untuk semua orang yang telah kehilangan orang yang mereka cintai, dan doa bersama mereka yang terluka," kata Perdana Menteri Narendra Modi, dikutip AFP.
Daerah Wayanad di Kerala terkenal dengan perkebunan teh yang melintasi desa dan perbukitan. Sebagian besar warga di daerah tersebut bekerja sebagai petani teh.
Longsor yang disebabkan hujan monsun selama beberapa hari terakhir mengakibatkan dua tanah longsor berturut-turut, saat warga masih tidur.
Dalam foto-foto oleh Pasukan Tanggap Bencana Nasional, tim penyelamat berjalan dengan susah payah melalui lumpur untuk mencari korban selamat dan membawa jenazah dengan tandu keluar dari daerah tersebut.
Rumah-rumah juga dipenuhi lumpur coklat, sementara mobil-mobil, dan puing juga tersebar di lokasi bencana longsor.
Militer India telah mengerahkan lebih dari 200 tentara ke daerah itu, untuk membantu pasukan keamanan dan petugas pemadam kebakaran melakukan upaya pencarian dan penyelamatan.
Sebelumnya kantor PM Modi mengatakan keluarga korban tewas akan menerima santunan sebesar 200 ribu rupee atau sekitar Rp39 juta. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2956 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2019 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun