Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Abbas Bertemu Erdogan, Bahas Gencatan Senjata Hingga Bantuan Buat Gaza
beritabali.com/cnnindonesia.com/Abbas Bertemu Erdogan, Bahas Gencatan Senjata Hingga Bantuan Buat Gaza
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk membahas gencatan senjata dan perdamaian permanen di Gaza pada Rabu (14/8) waktu setempat.
AFP melaporkan pertemuan keduanya berlangsung tertutup di Istana Presiden di Ankara, Tukri.
Abbas dan Erdogan membicarakan ketegangan di Timur Tengah mulai dari konflik Israel-Hamas hingga ancaman Iran dan proksinya membalas negara Zionis menyusul tewasnya pejabat Hamas dan Hizbullah.
Keduanya juga membahas pembantaian brutal Israel terhadap warga Palestina, serta langkah-langkah yang perlu diambil untuk gencatan senjata dan perdamaian permanen.
Erdogan dikenal keras mengkritik aksi genosida Israel, bahkan menjuluki Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai 'penjagal Gaza'.
Ia juga melihat Hamas sebagai kelompok gerakan pembebasan, yang mana oleh Amerika Serikat (AS) dan sekutunya milisi ini dilabeli teroris.
Erdogan juga mengkritik dunia Barat karena gagal menekan Israel untuk menghentikan perang. Di hadapan Abbas, ia mengecam bungkamnya beberapa negara Barat dalam menyikapi lonjakan korban tewas di Gaza. Sikap bisu itu tak dapat ia terima.
Ia juga mengatakan semua negara, terutama dunia Islam, harus meningkatkan upaya untuk segera melakukan gencatan senjata di Gaza, serta memastikan pengiriman bantuan kemanusiaan tanpa gangguan kepada Palestina.
Juli lalu, Erdogan sempat menyentil Abbas karena tidak menanggapi undangannya untuk mengunjungi Turki. Akhirnya, Abbas menambahkan perjalanan ke Ankara setelah bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow pada Selasa kemarin.
Abbas diagendakan akan berpidato di hadapan parlemen Turki dalam sesi khusus yang didedikasikan untuk masalah Palestina hari ini. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan