Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sekutu Mohon ke Trump Tak Remehkan Kamala Harris Jelang Debat Pilpres
beritabali.com/cnnindonesia.com/Sekutu Mohon ke Trump Tak Remehkan Kamala Harris Jelang Debat Pilpres
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sejumlah sekutu Donald Trump meminta sang calon presiden Amerika Serikat dari partai Republik ini tak meremehkan lawannya, Kamala Harris, dalam debat Pilpres AS 2024 hari ini, Selasa (10/9) malam waktu lokal atau Rabu (11/9) pagi WIB.
Sejak beberapa hari terakhir, Trump menghabiskan waktunya di resor pribadinya di Mar-a-Lago club, Florida, untuk mempersiapkan debat bersama tim penasihat dan para sekutunya.
Saat mereka menggelar simulasi debat dengan beradu pertanyaan, sumber yang mengetahui masalah tersebut memaparkan kepada CNN bahwa para penasihat dan sekutunya turut mewanti-wanti sang eks presiden satu hal: jangan meremehkan Wakil Presiden Kamala Harris di panggung debat.
Selama ini, Trump dikenal kerap blak-blakan menyerang lawannya di kampanye pilpres AS.
Trump juga sempat membandingkan Harris dengan Hillary Clinton, lawannya di pemilu 2016.
Trump secara pribadi memuji Hillary Clinton sebagai pendebat yang "brilian" dan berspekulasi bahwa Harris tidak akan terlalu menjadi tantangannya.
Namun, banyak orang di sekitar Trump mendesaknya untuk tidak meremehkan Harris malam ini.
Sama seperti Trump, Harris juga menghabiskan waktu beberapa hari terakhir untuk mempersiapkan debat. Sebab, ini merupakan debat perdananya sebagai calon presiden dari Partai Demokrat setelah Joe Biden memutuskan mengundurkan diri dari Pilpres AS 2024.
Menurut sumber dekat dengan tim Harris, sang Wapres AS terus meninjau ulang isu, tema, dan kemungkinan skenario yang akan terjadi selama berhadapan dengan Trump saat debat.
Sebelumnya, Presiden Joe Biden mengatakan kepada wartawan bahwa dia telah bertemu dengan Harris dan berbicara soal persiapan debat.
Biden berkata bahwa ia percaya Harris bisa menghadapi Trump karena sang wakilnya itu merupakan sosok yang "tenang dan kalem" saat dihadapkan pada tekanan. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5893 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4618 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2232 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan