Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Sekutu Mohon ke Trump Tak Remehkan Kamala Harris Jelang Debat Pilpres
beritabali.com/cnnindonesia.com/Sekutu Mohon ke Trump Tak Remehkan Kamala Harris Jelang Debat Pilpres
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sejumlah sekutu Donald Trump meminta sang calon presiden Amerika Serikat dari partai Republik ini tak meremehkan lawannya, Kamala Harris, dalam debat Pilpres AS 2024 hari ini, Selasa (10/9) malam waktu lokal atau Rabu (11/9) pagi WIB.
Sejak beberapa hari terakhir, Trump menghabiskan waktunya di resor pribadinya di Mar-a-Lago club, Florida, untuk mempersiapkan debat bersama tim penasihat dan para sekutunya.
Saat mereka menggelar simulasi debat dengan beradu pertanyaan, sumber yang mengetahui masalah tersebut memaparkan kepada CNN bahwa para penasihat dan sekutunya turut mewanti-wanti sang eks presiden satu hal: jangan meremehkan Wakil Presiden Kamala Harris di panggung debat.
Selama ini, Trump dikenal kerap blak-blakan menyerang lawannya di kampanye pilpres AS.
Trump juga sempat membandingkan Harris dengan Hillary Clinton, lawannya di pemilu 2016.
Trump secara pribadi memuji Hillary Clinton sebagai pendebat yang "brilian" dan berspekulasi bahwa Harris tidak akan terlalu menjadi tantangannya.
Namun, banyak orang di sekitar Trump mendesaknya untuk tidak meremehkan Harris malam ini.
Sama seperti Trump, Harris juga menghabiskan waktu beberapa hari terakhir untuk mempersiapkan debat. Sebab, ini merupakan debat perdananya sebagai calon presiden dari Partai Demokrat setelah Joe Biden memutuskan mengundurkan diri dari Pilpres AS 2024.
Menurut sumber dekat dengan tim Harris, sang Wapres AS terus meninjau ulang isu, tema, dan kemungkinan skenario yang akan terjadi selama berhadapan dengan Trump saat debat.
Sebelumnya, Presiden Joe Biden mengatakan kepada wartawan bahwa dia telah bertemu dengan Harris dan berbicara soal persiapan debat.
Biden berkata bahwa ia percaya Harris bisa menghadapi Trump karena sang wakilnya itu merupakan sosok yang "tenang dan kalem" saat dihadapkan pada tekanan. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3808 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1750 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang