Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
Jualan Tisu di Kuta, Puluhan Anak-Anak dan Orang Tua Dikembalikan ke Dinsos Karangasem
beritabali/ist/Jualan Tisu di Kuta, Puluhan Anak-Anak dan Orang Tua Dikembalikan ke Dinsos Karangasem.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Dinas Sosial Kabupaten Badung menyerahkan puluhan warga asal Kecamatan Kubu ke Dinas Sosial Karangasem usai diamankan oleh Satpol PP Badung di wilayah Pantai Kuta pada Kamis (12/9/2024).
Berdasarkan pantauan wartawan, proses pengembalian puluhan warga yang mengaku dari Desa Pedahan tersebut menggunakan satu unit bus pariwisata. Total ada 28 orang yang diantar sampai kantor Dinas Sosial Karangasem didominasi oleh anak-anak.
"Mereka ini diamankan kemarin Satpol PP Kabupaten Badung di wilayah Kuta, ada yang jualan tisu ada juga yang jualan gelang di seputaran Pantai dan Lampu merah," kata Komang Surya salah seorang staf Dinsos Badung saat mengantar warga tersebut ke Dinsos Karangasem.
Salah seorang warga yang dikembalikan, Ni Nengah Seken mengaku diamankan saat berjualan tisu dan gelang di seputaran Pantai Kuta.
"Saya dari Pedahan, saya di Badung tinggal sama anak yang bekerja, saya tidak jualan di lampu merah, saya jualan tisu dan gelang di dekat jalan, kemarin diamankan oleh Satpol PP," kata Seken.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Karangasem, I Komang Daging mengatakan warga yang dikembalikan tersebut nantinya akan diantar ke desanya masing- masing. Tidak ada pembinaan yang diberikan sebelum dipulangkan karena Dinsos tidak memiliki anggaran terkait pembinaan tersebut.
"Tidak kita bina, kita hanya antar mereka saja pulang ke rumah masing-masing," kata Daging.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1033 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 286 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun