Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Tumpukan Sampah di TPA Peh Jembrana Berasap, Ini Penyebabnya
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, dilaporkan mengeluarkan asap pada Rabu, (11/09/2024).
Kejadian ini memang hal yang normal terjadi di tumpukan sampah yang lama berada di lokasi tersebut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jembrana, Dewa Gede Ary Candra Wisnawa, mengatakan munculnya asap tersebut disebabkan oleh gas metan yang terbentuk dari tumpukan sampah eksisting. Saat sampah lama digali, gas metan ini dapat keluar dan berpotensi memicu kebakaran.
“Ini hal yang wajar terjadi. Karena sampah eksisting yang digali memang sudah lama tertimbun. Saat digali, gas metan yang terperangkap akan keluar, yang menyebabkan munculnya asap,” ujar Dewa Ary Candra .
Ia menjelaskan, gas metan tersebut berasal dari sampah-sampah plastik yang memiliki kandungan kalori tinggi. Kandungan kalori tersebut menghasilkan panas yang kemudian memicu asap.
Untuk mencegah terjadinya kebakaran, DLH Jembrana telah berkoordinasi dengan tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Jembrana yang disiagakan di lokasi sebagai langkah antisipasi. Selain itu, upaya pengelolaan sampah dengan metode Refuse Derived Fuel (RDF) terus dilakukan untuk mengatasi masalah sampah eksisting di TPA tersebut.
Baca juga:
Bantuan Mesin Pengolahan Sampah di TPA Peh Jadi Angin Segar, Bupati Tamba: Saya Merasa Bahagia
“Kami selalu siap siaga dan berupaya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Jembrana saat ini sedang berupaya melakukan pengelolaan sampah yang lebih baik untuk mengurangi risiko kebakaran dan dampak lingkungan lainnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3808 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1750 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang