Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Gianyar Luncurkan e-Perpustakaan dan Gelar Literasi Budaya
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Serangkaian Hari Kunjung Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusar) Kabupaten Gianyar melaunching aplikasi e-perpustakaan dan sekaligus melaksanakan kegiatan literasi budaya, permainan rakyat, dan olahraga tradisional di Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Daerah Nawaksara Kabupaten Gianyar, Jumat (13/9/24) pagi.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gianyar I Gede Suardana Putra menyampaikan, hari kunjung perpustakaan merupakan satu upaya untuk meningkatan budaya literasi masyarakat. Literasi budaya, permainan rakyat, dan olahraga tradisional melibatkan sebanyak 150 peserta dari Sekolah Dasar Negeri 1, 2, dan 5 Bedulu.
Anak-anak didik diajak bermain permainan rakyat seperti, metembing, gogo, congklak, meong-meongan, engklek, kelereng, cingklak, megowak-gowakan. Literasi budaya juga menghadirikan dua orang narasumber, yakni I Ketut Suastika, Spd, dan Anak Agung Gede Putra Angga Kusuma, S.Or, dengan materi Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional di Era Teknologi.
“Selain itu, dalam acara ini juga dilaunching aplikasi e-perpustakaan Pustaka Nawaksara berbasis website maupun android. Diharapkan semakin memudahkan akses masyarakat terhadap sumber bacaaan, sehingga dapat meningkatkan tingkat kegemaran membaca masyarakat,” terangnya.
Ketua panitia penyelenggara I Wayan Gede Astina didampingi Kabid Layanan dan Pelestarian Perpustakaan menyampaikan, hari kunjung perpustakaan tahun 2024, mengangkat tema “Hari Kunjung Perpustakaan untuk Meningkatkan Literasi Budaya Masyarakat Gianyar”.
Melalui kegiatan Literasi budaya permainan rakyat dan olahraga tradisional diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat dan membudayakan permainan rakyat dan olahraga tradisional yang mulai ditinggalkan oleh generasi muda.
“Literasi budaya dan budaya literasi sangat penting ditanamkan sejak usia dini, sehingga generasi kita akan mengenal, paham, dan mampu melestarikan budaya adiluhung yang dimiliki bangsa,” tuturnya.
Salah satu peserta Gusti Ayu Agung Ari Wira Sara dari SDN 2 Bedulu, merasa senang dapat melakukan permainan rakyat bersama teman, mengingat kegiatan seperti ini sudah sangat jarang dilakukan saat berkumpul bersama teman-teman.
“Permainan tradisional sangat mengasyikkan dan seru bila dimainkan bersama teman-teman,” ucapnya.
Dalam hari kunjung juga dilaksanakan penandatangan kerjasama layanan perpustakaan antara Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gianyar dengan Kepala Sekolah Dasar Negeri 1,2, dan 5 Bedulu. Kegiatan diakhiri dengan pembagian doorprize berupa buku cerita rakyat dan alat-alat sekolah kepada peserta yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang didukung oleh Gramedia Gianyar.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Gianyar
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5494 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2310 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1119 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan