Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Topan Bebinca Hantam Shanghai, Ratusan Penerbangan Dibatalkan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Topan Bebinca dengan badai kategori 1 menghantam Shanghai, China pada Senin (16/9) pukul 07.30 waktu setempat. Badai tersebut menjadi siklon tropis terkuat yang menghantam langsung pusat inti China selama tujuh dekade terakhir.
Melansir Reuters, badai tersebut memiliki kecepatan angin tertinggi 151 kpj (94 mph).
Bebinca mendarat di kota berpenduduk hampir 25 juta jiwa itu. Badai ini terjadi saat China merayakan hari libur umum Festival Musim Gugur selama tiga hari.
Media pemerintah melaporkan Topan itu menjadi badai terkuat yang melanda Shanghai sejak Topan Gloria pada 1949.
Ratusan penerbangan telah dibatalkan dari dua bandara kota tersebut sejak Minggu (15/9) malam dan stasiun kereta api Shanghai telah menangguhkan beberapa layanan kereta api.
Resort di Shanghai, termasuk Shanghai Disney Resort, Taman Hiburan Jinjiang, dan Taman Satwa Liar Shanghai, juga telah ditutup sementara dan banyak feri dihentikan.
Shanghai sebelumnya jarang mengalami hantaman langsung dari topan kuat yang umumnya mendarat lebih jauh ke selatan di China. Misalnya Topan Yagi, badai Kategori 4 yang merusak dan melanda provinsi Hainan selatan pekan lalu. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun