Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Gempa M 5,0 Guncang Bandung dan Garut
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo M 5,0 terjadi di wilayah Kabupaten Bandung dan Garut, Jawa Barat, Rabu (18/9) pagi.
BMKG melansir gempa itu terjadi pukul 9.41 WIB. BMKG mencatat episentrum gempa itu berada sekitar 24 kilometer tenggara Kabupaten Bandung dan 21 kilometer Barat Daya Kabupaten Garut.
Hiposentrum atau kedalaman gempa itu berada 10 kilometer di bawah permukaan bumi. Atas gempa yang terjadi, BMKG menyatakan tak ada potensi tsunami.
Mengutip dari detikJabar, gempa bumi yang disebut berpusat di daratan ini, dirasakan getarannya cukup kuat oleh masyarakat di Kabupaten Garut dan sejumlah kabupaten lain di Jawa Barat. Di Garut, warga sempat panik saat merasakan getaran yang cukup kencang.
"Sedang gendong anak, tiba-tiba keluar saja karena merasakan gempa yang sangat kencang," kata Nurul Fadhillah (25) warga Tarogong Kaler, Garut.
Hingga berita ini ditulis belum ada informasi terkait dugaan kerusakan atau korban dalam peristiwa gempa ini.
Sementara itu berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, gempa juga terasa di Kota Bandung.
Setelah gempa yang pertama itu, BMKG mencatat gempa susulan dengan kekuatan M 2,0 pada pukul 9.57 WIB pada kedalaman yang sama. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2965 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun