Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Tradisi Mekotek, Ritual Unik Krama Desa Adat Munggu Saat Kuningan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dalam rangka merayakan Hari Raya Kuningan, masyarakat Desa Adat Munggu menggelar tradisi unik yang dikenal sebagai mekotek. Acara ini melibatkan ribuan warga desa dan merupakan wujud rasa syukur serta harapan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat.
Menurut Kelian Desa Adat Munggu, I Made Suwinda, tradisi mekotek diyakini memiliki makna mendalam. "Jika tradisi ini tidak dilaksanakan, kami percaya bahwa wabah akan menyerang warga desa," ujarnya saat dihubungi pada Sabtu, 5 Oktober 2024.
Prosesi tradisi mekotek dimulai dengan persembahyangan di Pura Dalem Khayangan Wisesa, di mana seluruh krama (warga desa) melakukan ritual sembahyang serta mendak Ida Batara Shangyang Kolem. Setelah itu, mereka melanjutkan ke Pura Puseh untuk melaksanakan persembahyangan kedua.
Puncak dari tradisi ini berlangsung tepat pukul 14.00 WITA, ketika seluruh krama desa berkumpul di pertigaan Desa Adat Munggu. Sebelum memulai mekotek, setiap peserta dipercik dengan tirta (air suci) sebagai simbol pembersihan dan penyucian.
Dalam ritual mekotek, masing-masing krama membawa sebatang kayu berjenis pulet, yang memiliki tinggi sekitar tiga setengah meter. Kayu tersebut menjadi simbol kekuatan dan kebersamaan masyarakat dalam menjalani tradisi ini.
Tradisi mekotek tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga. Masyarakat desa dengan antusias mengikuti setiap tahapan tradisi ini, menciptakan suasana penuh semangat dan kegembiraan.
Dengan demikian, tradisi mekotek di Desa Adat Munggu tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kearifan lokal. Ritual ini menjadi penanda bahwa budaya dan tradisi masih sangat hidup di tengah masyarakat Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6018 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2349 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan