Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pemprov Bali Bidik Peluang Insentif Fiskal MBG Rp1 Triliun

Jumat, 30 Oktober 2026, 20:42 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemprov Bali/Pemprov Bali Bidik Peluang Insentif Fiskal MBG Rp1 Triliun.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali membidik peluang memperoleh insentif fiskal dari anggaran sebesar Rp1 triliun yang disiapkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) bagi daerah yang berhasil melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Untuk memperbesar peluang tersebut, Pemprov Bali memperkuat pengawasan pelaksanaan MBG sekaligus menyiapkan rantai pasok pangan lokal. Langkah ini diarahkan untuk memastikan program berjalan optimal, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam Sidang Paripurna ke-56 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, Jumat (30/10/2026).

Koster menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program nasional MBG. Salah satu fokusnya adalah membangun rantai pasok pangan lokal mulai dari tingkat desa agar kebutuhan bahan pangan dapat dipenuhi secara optimal.

Pemprov Bali mendorong pemanfaatan lahan yang tersedia, baik aset milik pemerintah provinsi, kabupaten/kota, maupun desa. Penyiapan lahan tersebut diharapkan dapat memperkuat produksi pangan lokal sekaligus mendukung keberlanjutan pasokan untuk pelaksanaan program MBG.

Selain itu, Pemprov Bali memfasilitasi penyiapan lahan bagi Koperasi Desa Merah Putih agar dapat dimanfaatkan secara produktif untuk menopang kebutuhan pangan daerah.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menyampaikan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Bali sejauh ini berjalan baik dan lancar. Ia juga menyambut positif penyelarasan program nasional di daerah yang telah direspons oleh Gubernur Bali.

Giri Prasta menekankan pentingnya tata kelola dan pengawasan secara ketat agar program tersebut memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Menurutnya, selama pelaksanaan MBG di Bali belum ditemukan insiden maupun kasus keracunan makanan.

“Harapan kita, pengawasan dan komunikasi yang bersinergi ini tetap berjalan. Tidak hanya dari sektor pemerintah, tetapi juga sektor swasta dan masyarakat. TNI dan Polri pun terlibat turun tangan dalam pengawasan,” ujar Giri Prasta.

Terkait rencana pemerintah pusat memberikan insentif fiskal kepada daerah yang sukses menjalankan MBG, Pemprov Bali menyambut baik kebijakan tersebut. Giri Prasta menilai insentif fiskal dapat menjadi motivasi bagi pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota se-Bali untuk meningkatkan kinerja pembangunan dan kualitas tata kelola pengawasan program.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jun



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami