Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Pemprov Bali Bidik Peluang Insentif Fiskal MBG Rp1 Triliun
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali membidik peluang memperoleh insentif fiskal dari anggaran sebesar Rp1 triliun yang disiapkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) bagi daerah yang berhasil melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Untuk memperbesar peluang tersebut, Pemprov Bali memperkuat pengawasan pelaksanaan MBG sekaligus menyiapkan rantai pasok pangan lokal. Langkah ini diarahkan untuk memastikan program berjalan optimal, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam Sidang Paripurna ke-56 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, Jumat (30/10/2026).
Koster menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program nasional MBG. Salah satu fokusnya adalah membangun rantai pasok pangan lokal mulai dari tingkat desa agar kebutuhan bahan pangan dapat dipenuhi secara optimal.
Pemprov Bali mendorong pemanfaatan lahan yang tersedia, baik aset milik pemerintah provinsi, kabupaten/kota, maupun desa. Penyiapan lahan tersebut diharapkan dapat memperkuat produksi pangan lokal sekaligus mendukung keberlanjutan pasokan untuk pelaksanaan program MBG.
Selain itu, Pemprov Bali memfasilitasi penyiapan lahan bagi Koperasi Desa Merah Putih agar dapat dimanfaatkan secara produktif untuk menopang kebutuhan pangan daerah.
Sementara itu, Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menyampaikan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Bali sejauh ini berjalan baik dan lancar. Ia juga menyambut positif penyelarasan program nasional di daerah yang telah direspons oleh Gubernur Bali.
Giri Prasta menekankan pentingnya tata kelola dan pengawasan secara ketat agar program tersebut memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Menurutnya, selama pelaksanaan MBG di Bali belum ditemukan insiden maupun kasus keracunan makanan.
Baca juga:
MBG Dinilai Perlu Berbasis Potensi Daerah
“Harapan kita, pengawasan dan komunikasi yang bersinergi ini tetap berjalan. Tidak hanya dari sektor pemerintah, tetapi juga sektor swasta dan masyarakat. TNI dan Polri pun terlibat turun tangan dalam pengawasan,” ujar Giri Prasta.
Terkait rencana pemerintah pusat memberikan insentif fiskal kepada daerah yang sukses menjalankan MBG, Pemprov Bali menyambut baik kebijakan tersebut. Giri Prasta menilai insentif fiskal dapat menjadi motivasi bagi pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota se-Bali untuk meningkatkan kinerja pembangunan dan kualitas tata kelola pengawasan program.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jun
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4687 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2328 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan