Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
BMKG Ungkap Penyebab Hujan Tidak Merata di Bali
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beberapa wilayah di Bali, khususnya di bagian barat, mengalami hujan yang tidak merata dalam beberapa hari terakhir.
Menurut Prakirawan Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Ariantika, kondisi ini disebabkan oleh aktivitas konvektif yang signifikan, terutama pada siang hari.
“Memasuki peralihan musim, fenomena seperti ini adalah hal yang normal. Cuaca di siang hari cukup terik, dan sering kali diikuti oleh hujan di malam hari,” jelas Ariantika.
Dalam beberapa hari ke depan, cuaca di Bali diperkirakan akan berawan hingga cerah berawan, dengan potensi hujan yang tidak merata di berbagai daerah.
Berdasarkan data dari Stasiun Klimatologi Jembrana, wilayah Bali bagian barat, seperti Jembrana, Pupuan, Pulukan, Petang, dan Payangan, diprediksi telah memasuki musim hujan sejak bulan September.
Sementara itu, sebagian besar wilayah lainnya, termasuk Bangli, Kintamani, Karangasem, Gianyar, Klungkung, Denpasar, dan Kuta, diharapkan memasuki musim hujan sekitar bulan Oktober hingga November.
Ariantika menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang atau petir. “Kami juga mengingatkan agar masyarakat menjaga kesehatan dengan memperbanyak konsumsi air putih dan cukup istirahat,” imbuhnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan