Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Hanya Soal Serempet Motor, Pria Aniaya Pemuda di Padanggalak
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hanya karena masalah serempetan sepeda motor, Yohanes Kornelis Fahik (34) asal Kateri, Nusa Tenggara Timur (NTT) menganiaya Melkisedek Nuban (19) hingga alami luka-luka.
Peristiwa itu berlangsung di Jalan Pantai Padanggalak dekat pintu masuk Vila Bayu Segara Resident, Kesiman, Denpasar Timur, pada Minggu 8 September 2024 sekitar pukul 22.00 WITA.
Pelaku Yohanes menghajar korban tepat di bagian dada dan wajah. Bahkan, pelaku sempat membawa korban yang dalam keadaan terluka ke kos untuk diobati. Tapi sampai di kos, korban malah kembali dianiaya. Tidak terima dianiaya, korban melaporkanya ke Polsek Denpasar Timur.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, kasus penganiayaan itu terjadi setelah korban, Melkisedek Nuban, keluar mengendarai sepeda motor untuk beli nasi. Setiba di TKP, tanpa disangka motornya serempet dengan motor pelaku hingga terjatuh.
"Pelaku Yohanes marah dan menganiaya korban, lalu melaporkan kejadian ke Polisi," terangnya.
Selama sebulan dilakukan penyelidikan, pelaku Yohanes ditangkap di tempat kos barunya di Jalan Padanggalak, Sanur, pada Senin 7 Oktober 2024. "Pelaku ditangkap di Sanur," bebernya.
Tersangka Yohanes mengaku memukul pipi kanan dan menendang korban sebanyak satu kali. Atas perbuatannya pelaku ditahan dan dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman lima tahun penjara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2035 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun