Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pj Gubernur Ajak Komite Satwa Gotong Royong Entaskan Rabies di Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penjabat (PJ) Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya, membuka pintu bagi kolaborasi dengan Komite Perlindungan dan Kesejahteraan Satwa dalam upaya pengentasan rabies di Bali.
Dalam audiensi yang digelar di Kantor Gubernur Bali, Rabu (23/10), Mahendra Jaya menekankan pentingnya gotong royong atau Ngrombo untuk menangani masalah rabies yang masih menjadi tantangan di Bali.
"Saya berencana memaksimalkan pemberian vaksin dan sterilisasi rabies di Bali. Dengan bantuan dari Komite Perlindungan Satwa, kita dapat mempercepat penanganan rabies di Bali. Harapannya, Bali bisa segera bebas dari rabies dan membuka diri bagi satwa dari luar, serta menjadi tujuan wisata yang nyaman untuk semua," ujarnya.
Mahendra Jaya juga memberikan ruang kepada Komite untuk menyelenggarakan vaksinasi massal. Anjing yang telah divaksin akan diberi tanda pada telinganya, sehingga masyarakat bisa membedakan mana yang sudah divaksin dan mana yang belum.
"Saya sangat menghargai inisiatif Komite Perlindungan Satwa dan berharap program ini menjadi model bagi daerah lain dalam penanganan rabies," tambahnya.
Perwakilan Komite Perlindungan dan Kesejahteraan Satwa, Roger P. Silalahi, menyambut baik komitmen Pemprov Bali dan mendukung langkah-langkah pengendalian rabies yang ramah terhadap populasi anjing/satwa. Komite siap terlibat dalam kegiatan vaksinasi dan sterilisasi massal untuk menekan penyebaran rabies di Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan