Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Dewan Pakar: Mulia-PAS Usung "Bali Reborn" untuk Pemerataan Pembangunan, Pariwisata Berkelanjutan
beritabali/ist/Dewan Pakar: Mulia-PAS Usung "Bali Reborn" untuk Pemerataan Pembangunan, Pariwisata Berkelanjutan.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua Dewan Pakar Pemenangan Mulia-PAS, Anak Agung Bagus Adhi Mahendra, menekankan pentingnya penataan menyeluruh dalam pembangunan Bali ke depan, mencakup pembangunan fisik, kebudayaan, dan lingkungan.
Dalam pernyataannya, ia menyatakan bahwa konsep "Bali Reborn" untuk pariwisata berkelanjutan harus diwujudkan guna mencapai pemerataan pembangunan di seluruh daerah, bukan hanya terfokus di Denpasar.
“Masyarakat Karangasem tidak lagi perlu berbondong-bondong ke Denpasar. Kita perlu membangun destinasi pariwisata di semua lini, baik di Karangasem, Bangli, maupun Jembrana, dengan produk-produk lokal yang mendukung pendidikan, budaya, dan kesehatan, sehingga memberikan bonus pada pariwisata,” ujar Bagus Adhi Mahendra saat pertemuan dengan dewan pakar di Denpasar, Jumat (26/10/2024).
Ia menambahkan, keberpihakan anggaran untuk pembangunan harus diprioritaskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Esensi sebuah anggaran adalah seberapa besar anggaran yang diberikan kepada masyarakat dan seberapa besar dampaknya terhadap kesejahteraan. Ini harus menjadi cerminan dan landasan Mulia-PAS,” ungkapnya.
Mantan anggota DPR-RI dua periode ini juga menekankan pentingnya komunikasi harmonis antara pemerintah pusat dan Bali, mengingat Bali merupakan salah satu daerah penyumbang devisa terbesar.
“Jika kita bisa harmonisasi komunikasi, tentu akan memperbanyak orientasi pusat untuk pembangunan Bali. Bali sudah sepantasnya dibangun lebih baik lagi sebagai destinasi pariwisata kebanggaan dunia,” tambahnya.
Sementara itu, Made Widhi Dharma, SE, Ak, MSi, salah satu anggota Dewan Pakar dan mantan birokrat provinsi Bali, mendukung gagasan De Gadjah sebagai kekuatan reformasi Bali. Ia mengingatkan bahwa tantangan dan peluang yang ada di Bali harus dihadapi secara komprehensif, baik dari sisi mikro maupun makro.
Baca juga:
Deklarasi Dukungan Berbagai Elemen Mengalir ke Mulia-PAS, Giliran PIKIR dan Persaudaraan TTS
Dewan Pakar berkomitmen untuk memberikan saran dan masukan terkait program kegiatan yang diinginkan masyarakat, terutama kebutuhan masyarakat kecil.
“Penggunaan dana APBD harus diprioritaskan, sementara APBN melalui DAK bisa digunakan untuk pembangunan fisik yang lebih besar,” ujar Widhi Dharma.
Dalam menyusun APBD ke depan, ia berharap evaluasi bantuan hibah atau bansos akan dilakukan untuk memastikan program kegiatan benar-benar memberikan dampak positif.
“Kita harus rasionalisasi program prioritas yang sesuai kebutuhan dan menghindari program yang tidak memiliki anggaran,” tutupnya, menekankan pentingnya sinergitas antara pusat dan daerah dalam perencanaan anggaran.
Editor: Redaksi
Reporter: Gerindra Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan