Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Makin Panas, Pesawat Bomber B-52 AS Tiba di Timur Tengah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Amerika Serikat (AS) mengkonfirmasi pesawat pembom jarak jauh B-52 mereka telah tiba di Timur Tengah. Kabar ini disampaikan sehari setelah AS memperingatkan Iran soal tambahan pengerahan yang diberikan.
"Pesawat pembom strategis B-52 Stratofortrees dari Wing Bom ke-5 Pangkalan Angkatan Udara Minot tiba di wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS [di Timteng]," ujar komando militer untuk Timteng dalam sebuah unggahan di media sosial, melansir AFP.
B-52 sendiri merupakan pesawat pembom strategis bertenaga jet jarak jauh subsonik milik AS yang mampu membawa senjata hingga 32 ribu kilogram (kg).
Diberitakan sebelumnya, AS mengumumkan bakal mengirim pengerahan aset militer tambahan pada Jumat (1/11). Di antaranya yang dikirimkan adalah pesawat pembom, pesawat tempur, tanker, serta kapal perusak pertahanan rudal balistik.
"Jika Iran, mitranya, atau proksinya menggunakan momen ini untuk menargetkan personel atau kepentingan AS di kawasan tersebut, [maka] AS akan mengambil setiap tindakan yang diperlukan untuk membela rakyat kami," ujar Juru Bicara Pentagon Mayor Jenderal Pat Ryder dalam sebuah pernyataan.
Sementara itu, Kepala Dewan Strategis Hubungan Luar Negeri Iran Kamal Kharrazi mengatakan, negaranya bakal meningkatkan jangkauan rudalnya.
"Jika Republik Islam Iran menghadapi ancaman eksistensial, kami pasti akan mengubah kebijakan doktrin militer kami," ujarnya, Jumat (1/11).
Ia juga menegaskan bahwa negaranya mampu memproduksi senjata nuklir sendiri. Tapi, mereka tetap dibatasi mandat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei terhadap senjata pemusnahan massal.
Hal tersebut disampaikan usai Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa tujuan tertinggi Israel adalah menghentikan Iran mendapatkan senjata nuklir.
Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 26 Oktober lalu. Serangan tersebut menghantam infrastruktur militer Iran. Khamenei sendiri telah berjanji akan membalas serangan Israel.
Iran sendiri telah melancarkan dua serangan besar terhadap Israel pada 2024 ini. Pertama pada bulan April 2024 dan bulan Oktober yang menjadi respons terhadap pembunuhan para pemimpin Hamas. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan