Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Hati-Hati, 5 Masalah Kulit Ini Bisa Jadi Tanda Diabetes
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Diabetes bisa memicu sejumlah masalah pada kesehatan, termasuk di antaranya kulit. Berikut beberapa efek diabetes pada kulit yang perlu diwaspadai.
Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai oleh tingginya kadar gula darah. Pada penderita diabetes, organ pankreas tidak bisa memproduksi insulin dengan maksimal. Padahal, insulin memungkinkan tubuh mengubah gula darah menjadi energi.
Salah satu masalah kulit pada penderita diabetes yang paling umum adalah ruam. Ruam bahkan bisa jadi salah satu gejala diabetes pada kulit.
Namun demikian, mengutip laman Cleveland Clinic, banyak ruam di kulit yang hilang setelah gula darah terkontrol. Untuk itu, penting menjaga kadar gula darah tetap stabil untuk menghindari ruam.
Berikut ini beberapa masalah kulit yang kerap dialami para penderita diabetes.
1. Bintik di bagian tulang kering
Kondisi ini umum terjadi pada penderita diabetes. Secara medis, kondisi ini dikenal sebagai dermopati diabetik.
Menukil American Academy of Dermatology Association, bintik ini biasanya berwarna cokelat atau kemerahan.
Berbeda dengan bintik penuaan, bintik ini bisa memudar setelah diabetes terkontrol dengan baik.
2. Kulit keras dan menebal
Kulit keras, tebal, dan tampak bengkak akan terbentuk di beberapa area tubuh. Nama medis untuk masalah ini adalah skleredema diabetikorum.
Kondisi ini banyak terjadi di punggung atas, bahu, leher, atau tempat lain. Namun, penebalan kulit tak terjadi di kaki atau tangan.
3. Kutil kulit
Kutil bisa dialami siapa saja, termasuk penderita diabetes. Secara medis, kutil kulit dikenal juga dengan sebutan akrokordon.
Pada penderita diabetes, kutil umumnya muncul di area kelopak mata, leher, ketiak, hingga selangkangan.
4. Luka hingga bisul
Sirkulasi yang buruk dan kerusakan saraf bisa terjadi pada mereka yang mengalami kadar gula darah tinggi dalam waktu lama. Kondisi ini bisa membuat tubuh kesulitan menyembuhkan luka.
Luka yang dikenal dengan sebutan ulkus diabetik ini umum dialami penderita diabetes.
5. Benjolan di kelopak mata
Benjolan dan bercak halus kekuningan di sekitar mata terbentuk saat kadar lemak dalam darah tinggi. Hal ini bisa jadi tanda diabetes yang tak terkontrol.Kondisi ini dikenal juga dengan sebutan xanthelasma.
Apa pun warna kulit Anda, benjolannya akan berwarna kekuningan atau jingga kekuningan. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1982 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1841 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1746 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1532 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun