Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 10 September 2026
Kemarau Panjang, Debit Air PDAM Buleleng Turun 20 Persen
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kemarau panjang mulai berdampak terhadap ketersediaan sumber air di Kabupaten Buleleng. Debit sumber air Perumda Tirta Hita Buleleng tercatat mengalami penurunan sekitar 20 persen sejak Agustus 2026.
Direktur Utama Perumda Tirta Hita Buleleng, Made Lestariana, mengatakan penurunan debit tersebut diketahui berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi bagian produksi.
“Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi dari bagian produksi, memang terjadi penurunan debit di kisaran 20 persen. Penurunan ini sudah terjadi sejak Agustus,” ujar Lestariana.
Menurutnya, kondisi kemarau tahun ini relatif lebih berat dibandingkan tahun sebelumnya. Jika kemarau berlangsung lebih panjang, debit sumber air berpotensi kembali mengalami penurunan.
Karena itu, Perumda Tirta Hita Buleleng terus memantau kondisi sumber air, terutama di wilayah bagian atas. Lestariana menyebut sejumlah kawasan di bagian atas mulai diguyur hujan.
Kondisi tersebut diharapkan menjadi tanda musim kemarau segera berakhir sehingga ketersediaan sumber air dapat kembali membaik.
“Kami monitor, di daerah atas sudah mulai ada turun hujan. Mudah-mudahan musim kemaraunya tidak begitu panjang,” katanya.
Di tengah kondisi tersebut, Perumda Tirta Hita Buleleng juga telah memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami gangguan layanan. Wilayah tersebut antara lain Kelurahan Banyuning, Desa Sambangan, Desa Baktiseraga, kawasan Jalak Putih, Kelurahan Banyuasri, serta Lingkungan Padang Keling, Kelurahan Banyuning.
Namun, Lestariana menegaskan potensi gangguan layanan di wilayah tersebut tidak seluruhnya disebabkan penurunan debit sumber air. Gangguan juga dapat terjadi akibat pekerjaan maupun perbaikan jaringan pipa transmisi dan distribusi.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Perumda menyiapkan pasokan air menggunakan mobil tangki. Air tangki terutama disiapkan untuk mengisi booster di sejumlah wilayah layanan.
Sementara distribusi langsung kepada masyarakat dilakukan ketika terjadi penghentian aliran sementara akibat pekerjaan perbaikan jaringan.
Lestariana memastikan pelayanan air minum hingga saat ini masih terkendali. Perumda bersama BPBD Buleleng siap membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih apabila kondisi kemarau semakin berdampak.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3273 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 759 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 698 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman