Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Kemarau Panjang, Debit Air PDAM Buleleng Turun 20 Persen
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kemarau panjang mulai berdampak terhadap ketersediaan sumber air di Kabupaten Buleleng. Debit sumber air Perumda Tirta Hita Buleleng tercatat mengalami penurunan sekitar 20 persen sejak Agustus 2026.
Direktur Utama Perumda Tirta Hita Buleleng, Made Lestariana, mengatakan penurunan debit tersebut diketahui berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi bagian produksi.
“Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi dari bagian produksi, memang terjadi penurunan debit di kisaran 20 persen. Penurunan ini sudah terjadi sejak Agustus,” ujar Lestariana.
Menurutnya, kondisi kemarau tahun ini relatif lebih berat dibandingkan tahun sebelumnya. Jika kemarau berlangsung lebih panjang, debit sumber air berpotensi kembali mengalami penurunan.
Karena itu, Perumda Tirta Hita Buleleng terus memantau kondisi sumber air, terutama di wilayah bagian atas. Lestariana menyebut sejumlah kawasan di bagian atas mulai diguyur hujan.
Kondisi tersebut diharapkan menjadi tanda musim kemarau segera berakhir sehingga ketersediaan sumber air dapat kembali membaik.
“Kami monitor, di daerah atas sudah mulai ada turun hujan. Mudah-mudahan musim kemaraunya tidak begitu panjang,” katanya.
Di tengah kondisi tersebut, Perumda Tirta Hita Buleleng juga telah memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami gangguan layanan. Wilayah tersebut antara lain Kelurahan Banyuning, Desa Sambangan, Desa Baktiseraga, kawasan Jalak Putih, Kelurahan Banyuasri, serta Lingkungan Padang Keling, Kelurahan Banyuning.
Namun, Lestariana menegaskan potensi gangguan layanan di wilayah tersebut tidak seluruhnya disebabkan penurunan debit sumber air. Gangguan juga dapat terjadi akibat pekerjaan maupun perbaikan jaringan pipa transmisi dan distribusi.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Perumda menyiapkan pasokan air menggunakan mobil tangki. Air tangki terutama disiapkan untuk mengisi booster di sejumlah wilayah layanan.
Sementara distribusi langsung kepada masyarakat dilakukan ketika terjadi penghentian aliran sementara akibat pekerjaan perbaikan jaringan.
Lestariana memastikan pelayanan air minum hingga saat ini masih terkendali. Perumda bersama BPBD Buleleng siap membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih apabila kondisi kemarau semakin berdampak.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5780 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2555 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2202 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan