Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polisi Dalami Serangkaian Aksi Pencurian Bermodus Hoodie Identik di Gianyar

Kamis, 10 September 2026, 15:47 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Polisi Dalami Serangkaian Aksi Pencurian Bermodus Hoodie Identik di Gianyar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Polisi mendalami dugaan aksi pencurian berantai yang meresahkan pemilik usaha di sejumlah wilayah Kabupaten Gianyar. Aksi tersebut dilaporkan terjadi di Tegallalang, Ubud, Tampaksiring hingga Payangan.

Dari rekaman kamera pengawas (CCTV) dan keterangan para korban, terduga pelaku disebut memiliki ciri-ciri fisik dan pakaian yang relatif identik dalam setiap aksinya. Salah satu cirinya yakni mengenakan hoodie dan celana pendek.

Dugaan rangkaian pencurian ini mencuat setelah sejumlah pelaku usaha mengungkap adanya pola serupa di berbagai lokasi. Kasus terbaru terjadi di sebuah toko minuman di kawasan Peliatan, Ubud, pada 5 September 2026.

Sebelumnya, aksi serupa dilaporkan terjadi di Huma Cafe, Tegallalang, pada 2 September 2026. Pengelola Huma Cafe, Diah Yupita, membenarkan kejadian tersebut telah dilaporkan ke Polsek Tegallalang.

Namun, hingga kini korban masih menunggu perkembangan hasil penyelidikan kepolisian. “Setiap kami follow up, selalu bilang masih dilidik sampai sekarang,” ujar Diah, Kamis (10/9/2026).

Diah mengatakan, insiden serupa sebenarnya pernah menimpa tempat usahanya pada 2023. Namun, pelaku dalam kasus tersebut belum berhasil terungkap.

Keresahan juga dirasakan sejumlah pelaku usaha lain di sekitar Tegallalang. Beberapa vila dan unit usaha di kawasan tersebut dilaporkan sempat menjadi sasaran pembobolan.

Sebelum kejadian di Huma Cafe, dugaan aksi dengan modus serupa juga terekam di sebuah kafe di wilayah Tampaksiring pada 22 Mei 2026.

Sementara itu, pemilik toko Girikusuma Plastik dan Intan Collection di kawasan Payangan, sebelah utara RS Payangan, mengaku pernah mengalami pembobolan pada 15 Maret 2025.

Meski telah melapor kepada polisi saat itu, korban mengaku tidak lagi menyimpan dokumen surat laporan karena peristiwa tersebut sudah cukup lama berlalu.

Para pelaku usaha di Gianyar kini berharap kepolisian dapat mengumpulkan dan meneliti seluruh rekaman CCTV dari berbagai tempat kejadian perkara (TKP). Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan apakah rangkaian aksi pencurian tersebut dilakukan oleh individu yang sama.

Menanggapi keresahan tersebut, kepolisian memastikan penanganan perkara masih berjalan. Wakapolres Gianyar, Kompol Willa Jully Mendissa, menegaskan penanganan tidak hanya dilakukan jajaran polsek setempat, tetapi juga melibatkan Satreskrim Polres Gianyar.

"Polsek dan Satreskrim masih bekerja di lapangan, perkembangan akan kami sampaikan," ujar Kompol Willa Jully Mendissa, Rabu (9/9/2026).

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami