Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Juru Bicara Hizbullah Tewas Dalam Serangan Israel di Beirut Lebanon
BERITABALI.COM, DUNIA.
Juru bicara kelompok milisi Hizbullah, Mohammed Afif, tewas akibat serangan Israel di pusat kota Beirut, Lebanon, pada Minggu (17/11) waktu setempat.
Kematian Afif dikonfirmasi oleh seorang sumber keamanan Lebanon. Serangan Israel tersebut menghantam wilayah kantor cabang partai Baath yang berlokasi di Lebanon.
"Serangan terhadap Ras al-Nabaa menewaskan pejabat hubungan media Hizbullah, Mohammed Afif," kata sumber yang identitasnya dirahasiakan itu, seperti diberitakan AFP.
Pejabat kantor berita nasional Lebanon melaporkan bahwa Sekjen cabang partai Baath di Lebanon, Ali Hijazi, telah mengonfirmasi kematian pejabat media Hizbullah tersebut.
Sementara itu, tentara Israel masih menolak untuk memberikan tanggapan resmi terkait kematian Mohammed Afif dalam serangan di Beirut.
Kementerian Kesehatan Lebanon mengungkapkan serangan itu menewaskan satu orang dan tiga orang luka-luka. Jumlah korban itu masih bisa berubah karena petugas masih membersihkan puing-puing dari lokasi serangan.
Mohammed Afif merupakan salah satu pejabat media Hizbullah yang bertanggung jawab atas hubungan media organisasi itu selama bertahun-tahun.
Afif juga merupakan orang yang kerap memberi informasi terkait Hizbullah kepada wartawan lokal maupun asing dengan menyamar sebagai anonim.
Sementara itu, serangan terbaru Israel di Beirut tersebut dikonfirmasi menyebabkan kerusakan besar. Sejumlah orang dilaporkan terjebak di bawah reruntuhan di Ras al-Nabaa, sebuah wilayah dekat kedutaan Prancis dan sebuah universitas.
Sejak 23 September, Israel telah meningkatkan serangan udaranya di Lebanon, kemudian mengirim pasukan darat.
Pihak berwenang Lebanon mengatakan bahwa lebih dari 3.440 orang telah tewas sejak Oktober tahun lalu, ketika Hizbullah dan Israel mulai saling tembak.
Konflik tersebut telah menyebabkan Lebanon mengalami kerugian ekonomi lebih dari $5 miliar, dengan kerusakan struktural aktual mencapai miliaran lebih, menurut Bank Dunia pada hari Kamis. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2505 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun