Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Camat Jembrana Mendadak Meninggal Saat Tugas ke Jakarta
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kabar duka menyelimuti Pemerintah Kabupaten Jembrana. Camat Jembrana, I Kadek Agus Arianta, meninggal dunia saat menjalani tugas ke Jakarta, Minggu (17/11/2024) dini hari. Almarhum diduga terkena serangan jantung.
Pria yang dikenal humoris ini telah menjabat sebagai Camat Jembrana sejak tahun 2021. Sebelumnya, ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, di antaranya Lurah Dauhwaru, Lurah Sangkaragung, dan Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat pada Satpol PP Jembrana.
Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana, Drs. I Made Budiasa, menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas berpulangnya almarhum. Ia menjelaskan, almarhum tengah dalam perjalanan dinas ke Jakarta untuk menghadiri acara apresiasi warisan budaya di Museum Fatahillah, Kota Tua.
"Almarhum meninggal dunia di RSUD Taman Sari sekitar pukul 03.00 WIB. Menurut informasi yang diterima, penyebabnya adalah serangan jantung," ujarnya.
Jenazah almarhum akan diberangkatkan dari Jakarta ke Bali melalui jalur darat dengan menggunakan ambulans. Proses pemulangan ini difasilitasi oleh Biro Kerjasama Provinsi DKI Jakarta.
Atas nama jajaran Pemkab Jembrana, Made Budiasa menyampaikan belasungkawa mendalam. "Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum Amor Ring Acintya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," ungkapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1399 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1064 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 907 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 807 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik