Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Warga Gianyar Geger, Tengkorak Manusia Ditemukan di Subak Kwalon
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Warga Subak Kwalon, Banjar Jaga Perang, Desa Sidan, Kecamatan Gianyar dikejutkan dengan penemuan tengkorak manusia di aliran sungai pada Kamis, 19 Desember 2024, sekitar pukul 10.30 WITA.
Penemuan ini pertama kali ditemukan oleh saksi, Putu Asmara, seorang petani berusia 49 tahun, yang sedang berada di lokasi kejadian.
Setelah melihat tengkorak kepala manusia, saksi kemudian menelusuri aliran sungai ke arah utara sejauh sekitar 1 kilometer, dan menemukan sebuah tulang yang diduga merupakan tulang paha. Putu Asmara segera melaporkan temuan tersebut kepada warga sekitar.
Kapolsek Gianyar, Kompol Nyoman Sukadana, mengonfirmasi bahwa identitas korban belum diketahui. Polisi langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan menghubungi ambulans PMI Kabupaten Gianyar untuk mengevakuasi tengkorak dan tulang yang ditemukan. Selanjutnya, kedua bagian tubuh tersebut dibawa ke Rumah Sakit Sanjiwani Gianyar untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penyelidikan dilakukan oleh petugas Polsek Gianyar yang diterjunkan ke lokasi, melibatkan Unit Reskrim, Babinkamtibmas, dan Babinsa Sidan. "Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa tengkorak dan tulang ditemukan dalam jarak sekitar 1 kilometer di aliran sungai Subak Kwalon," ujarnya.
Saat ini, pihak berwajib tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya. Polisi juga memastikan untuk menjaga keamanan dan kelancaran proses penyelidikan di lokasi tersebut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan