Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
1.000 Lampion Hiasi Jalan Melati Tabanan, Simbol Harapan di Perayaan Imlek
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebanyak 1.000 lampion terpasang indah sepanjang Jalan Melati, Gajah Mada, hingga Taman Bung Karno, Tabanan, menyambut perayaan Imlek yang berlangsung meriah.
Hiasan lampion yang berwarna-warni ini bukan hanya menjadi dekorasi, tetapi juga membawa makna simbolis yang mendalam, sebagai bagian dari tradisi yang sudah lama dijaga di Kongco Bio/Vihara Dharma Cattra.
Edi Gunawan, Biokong Kongco Bio, menjelaskan bahwa lampion memiliki makna lebih dari sekadar penghias jalan. “Cahaya dalam lampion melambangkan harapan agar hidup kita selalu diterangi dan jalan kita sukses,” ujarnya, Rabu (22/1/2025).
Dengan cahaya yang memancar dari setiap lampion, diharapkan setiap langkah kehidupan dapat berjalan penuh berkah dan keberuntungan.
Tradisi pemasangan lampion, baik di dalam maupun di luar Kongco, terus dilestarikan sebagai upaya menjaga budaya dan nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam perayaan Imlek.
Baca juga:
Kabupaten Toleransi, Bupati Sanjaya Pimpin Parade Nusantara Festival Imlek dan Cap Go Meh
Menurut Edi, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan dan pemeliharaan warisan budaya yang sudah ada sejak lama.
Perayaan Imlek tahun ini di Tabanan semakin meriah dengan adanya hiasan lampion yang memperindah kota, sekaligus membawa pesan penuh harapan bagi masyarakat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2930 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun