Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Wamenpar Petakan Wisata Bali Timur untuk Pemerataan Pariwisata
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengunjungi sejumlah destinasi di Bali Timur, termasuk Samsara Living Museum, Tirta Gangga, Puri Agung Karangasem, dan Desa Wisata Tenganan Pegringsingan. Kunjungan ini bertujuan untuk memetakan potensi wisata dan mempercepat pemerataan pariwisata di Bali.
Wamenpar Ni Luh Puspa saat berdialog dengan peserta Lomba Pidato dalam bahasa Bali di Samsara Living Museum, Karangasem, Bali Timur, Sabtu (8/3/2025).
Dalam kunjungannya, Wamenpar Ni Luh Puspa melihat secara langsung bagaimana destinasi wisata di Karangasem, Bali Timur, mampu meningkatkan nilai ekonomi daerah dengan aktivitas wisata yang ditawarkan kepada para pengunjung. Wamenpar juga memetakan kekuatan dan kelemahan destinasi bersama pengelola wisata dan pemerintah daerah.
"Sebelumnya saya ke Samsara Living Museum, Tirta Gangga Bali, Puri Agung Karangasem, lalu selanjutnya ke Desa Wisata Tenganan, jadi ini saya melihat bagaimana kalau pengembangan wisata Bali tidak hanya fokus di Bali Selatan saja, karena Bali tidak hanya di selatan tapi juga ada timur, utara yang harus kita kuatkan pengembangannya," kata Wamenpar.
Ia menilai, Karangasem misalnya memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan yang mengedepankan alam, budaya, dan adat istiadatnya.
"Jadi saya pikir banyak hal yang harus kita kerja samakan dengan Bupati yang baru terpilih yang punya visi yang besar sekali untuk memajukan pariwisata, tentu ini juga sejalan dengan cita-cita Presiden untuk membangun dari desa, ayo kita bersama-sama membangun pariwisata Karangasem ini supaya pemanfaatannya bisa dirasakan masyarakat," kata Wamenpar Ni Luh.
Pada kunjungannya ke Samsara Living Museum, Wamenpar Ni Luh menjajal aktivitas wisata yang ada, seperti menyimak Pratiti Reading, melihat proses pembuatan kue tradisional Lak-lak, jamu, hingga pembuatan penulisan sastra dari daun lontar.
Di Puri Agung Karangasem, Ni Luh mendengarkan permasalahan dan kendala yang dihadapi baik dari pemerintah daerah setempat maupun pengelola destinasi wisata.
Sedangkan di Desa Wisata Tenganan Pegringsingan di Karangasem, Wamenpar Ni Luh melihat langsung aktivitas masyarakat desa dalam mengolah potensi wisata dengan tetap mempertahankan budaya.
"Saya berkunjung ke Desa Wisata Tenganan Pegringsingan di Karangasem untuk menyaksikan langsung bagaimana pariwisata bisa berdampingan dengan alam, penduduk lokal, dan tetap melestarikan adat istiadat juga budayanya, perlu untuk dicontoh dan direplikasi di tempat lain," kata Wamenpar Ni Luh.
Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Gus Par), menyambut baik kunjungan Wamenpar Ni Luh. Ia berharap pemerataan pariwisata segera terwujud agar Karangasem semakin banyak dikunjungi wisatawan.
"Ini angin segar bagi kami, karena potensi pariwisata Karangasem sangat besar untuk dapat dikembangkan. Kami juga akan segera melakukan komunikasi ke pusat terkait pariwisata di Karangasem," kata Gus Par.
Turut mendampingi Wamenpar Ni Luh, Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah II Kemenpar, Dwi Marhen Yono.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2290 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan