Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Badung Uji Coba Ubah Air Laut Jadi Air Minum, Solusi Inovatif Atasi Krisis Air
BERITABALI.COM, BADUNG.
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Mangutama tengah menjajaki terobosan baru dalam mengatasi kebutuhan air bersih di wilayah Kabupaten Badung, khususnya di daerah yang sulit mengakses sumber air tanah dan permukaan.
Salah satunya melalui pengolahan air laut menjadi air tawar.
Direktur Utama Perumda Tirta Mangutama, I Wayan Suyasa menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih dalam tahap kajian, termasuk presentasi awal dan penjajakan terhadap potensi pasar serta biaya yang dibutuhkan untuk mewujudkan program ini.
Baca juga:
2025, PDAM Badung Fokus Perkuat Jaringan Air
"Memang dalam hal ini kita tidak bisa terlepas dari laut, karena laut memiliki keberlanjutan (sustainability) terhadap ketersediaan air. Tantangannya adalah bagaimana kita bisa mendesain harga yang tidak memberatkan masyarakat," ujar Suyasa saat ditemui belum lama ini di Puspem Badung, Sempidi, Kabupaten Badung.
Rencana inovasi ini menyasar kawasan Kuta, Badung, yang dikenal memiliki struktur tanah berpasir dan kebutuhan air yang tinggi akibat padatnya pembangunan.
Menurut Suyasa, wilayah ini juga sudah mengalami intrusi air laut ke daratan, diduga akibat pengambilan air tanah yang berlebihan.
“Target kami adalah wilayah-wilayah yang tidak memungkinkan membuat sumur atau memanfaatkan air permukaan. Maka, pengolahan air laut menjadi solusi,” jelasnya.
Ia menambahkan, metode pengambilan air laut tidak dilakukan di pinggir pantai, melainkan dengan sistem pengeboran dan pemasangan pipa langsung ke tengah laut agar benar-benar mendapatkan air laut murni, bukan air tanah yang tercampur.
"Kalau pengeboran dilakukan di darat, meskipun dekat laut, tetap saja itu air tanah. Dan ini bisa memperparah intrusi air laut," tambahnya.
Dirinya optimistis proyek ini bisa dilaksanakan jika semua proses berjalan lancar. Selain menjawab kebutuhan air bersih, langkah ini juga menjadi strategi jangka panjang menghadapi tantangan lingkungan dan pertumbuhan wilayah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4520 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2335 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1982 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun