Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
DBD di Gianyar Tewaskan 2 Orang, Total 943 Kasus hingga Pertengahan April
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kasus kematian akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali terjadi di Kabupaten Gianyar. Seorang warga asal Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, meninggal dunia diduga karena DBD.
Hingga pertengahan April 2025, tercatat dua kasus kematian akibat DBD di Kabupaten Gianyar. Data Dinas Kesehatan Gianyar menunjukkan, sepanjang Januari hingga pertengahan April 2025, total kasus DBD di wilayah ini mencapai 943 kasus.
Sementara pada tahun 2024, jumlah kasus melonjak drastis hingga 4.476 kasus dengan lima kematian. Kondisi ini menjadi perhatian serius, mengingat tren peningkatan kasus dan kematian terus terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Dinas Kesehatan Gianyar bersama Puskesmas Sukawati II langsung bergerak cepat menangani kasus terbaru. Penyelidikan epidemiologi dilakukan, disertai penyuluhan dari rumah ke rumah dan tindakan fogging di sekitar lokasi terdampak.
Kepala Dinas Kesehatan Gianyar, Dra. Ni Nyoman Ariyuni, M.AP, kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala awal DBD, seperti demam tinggi mendadak, nyeri kepala, mual, muntah, dan ruam merah di kulit.
"Fase kritis justru muncul saat demam turun, di mana risiko kebocoran plasma darah meningkat. Ini bisa menyebabkan komplikasi berbahaya seperti perdarahan dan penurunan trombosit drastis," ujarnya.
Sebagai upaya pencegahan, Pemerintah Kabupaten Gianyar terus menggalakkan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan metode 3M Plus. Melalui Surat Edaran Sekretaris Daerah tanggal 17 Januari 2025, seluruh Perbekel dan Lurah diinstruksikan menggencarkan aksi PSN di lingkungan masing-masing.
Ariyuni menegaskan, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menekan kasus DBD di Gianyar. "Jangan tunggu sampai ada korban. Segera periksa ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala DBD, dan aktiflah menjaga lingkungan agar bebas dari jentik nyamuk," katanya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan