Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
778 Kasus Gigitan Anjing di Karangasem, 18 Positif Rabies
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sepanjang tahun 2025 ini, Kabupaten Karangasem mencatat lonjakan kasus gigitan anjing. Tercatat sebanyak 778 kasus gigitan anjing, dengan 18 di antaranya positif rabies.
Ironisnya, dari belasan kasus tersebut, satu kasus menewaskan seekor sapi milik warga akibat terpapar rabies pada awal Januari lalu.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Distanparin) Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, menyebut angka ini sebagai peringatan serius bagi masyarakat.
"Per 5 Mei 2025 ini ada sekitar 18 kasus positif rabies di Karangasem, dimana 17 kasus terjangkit pada anjing, dan 1 kasus terjangkit pada sapi," ujar Siki Ngurah, Selasa (6/5/2025).
Tingginya angka kasus tahun ini diduga akibat banyaknya anjing peliharaan yang dilepasliarkan. Selain itu, estimasi populasi anjing di Karangasem juga mengalami peningkatan signifikan, mencapai 78.975 ekor pada 2025.
Guna menekan penyebaran rabies, Distan Karangasem gencar melakukan vaksinasi massal dan depopulasi anjing liar. Hingga saat ini, sekitar 23 persen atau 18.300 ekor anjing telah divaksinasi oleh petugas Distanparin.
“Petugas juga terus menggencarkan depopulasi terhadap anjing liar. Langkah ini bertujuan untuk pengurangan populasi, dengan harapan jumlah anjing terjangkit rabies bisa berkurang, terutama anjing liar,” jelas Siki Ngurah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3747 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1682 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang