Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Pencarian Pemancing Hilang di Abang Karangasem Dihentikan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Upaya Tim SAR Gabungan untuk menemukan keberadaan seorang pemancing bernama I Ketut Sudika (27) yang hilang di perairan Lean, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem tak kunjung membuahkan hasil.
Segala upaya telah dilakukan, namun hingga hari ke-7 pencarian belum juga menemukan tanda-tanda keberadaan pria berusia 27 tahun tersebut. Sesuai dengan SOP, hari ini Tim SAR secara resmi menghentikan operasi pencarian.
"Ya hari ini kita hentikan pencarian, sesuai ketentuan (operasi SAR) yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014. Target belum berhasil ditemukan, selama pencarian, kendala yang dihadapi cuaca mulai dari angin kencang hingga gelombang yang cukup tinggi," ujar Koordinator POS SAR Karangasem, Guati Ngurah Eka Wiadnyana, Kamis (12/6/2025).
Selama sepekan proses pencarian, tim SAR gabungan juga melibatkan nelayan setempat. Meski operasi SAR telah dihentikan dan sejauh ini belum ada tanda-tanda keberadaan korban, namun apabila nantinya pihak SAR menerima laporan terkait keberadaan target, tim tetap akan turun melakukan evakuasi.
Diketahui sebelumnya, Sudika dilaporkan hilang pada Jumat (6/6/2025) malam. Laporan berawal setelah seorang nelayan menemukan jukung tanpa awak di perairan tersebut. Setelah dipastikan, jukung itu merupakan milik Sudika.
Hilangnya Sudika menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sebab tepat sehari setelah dinyatakan hilang, sang istri melahirkan anak pertama mereka.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan