Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
87 Penerbangan Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi di Bandara Ngurah Rai
BERITABALI.COM, BADUNG.
Meski dinyatakan aman dari sebaran abu vulkanik, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap mencatat total 87 penerbangan terdampak akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil paper test pada Rabu (18/6) pukul 15.00 WITA, tidak ditemukan partikel abu vulkanik di area bandara. Kondisi ini juga tertuang dalam NOTAM Nomor A1704/25 yang menyatakan operasional bandara tetap berjalan normal.
Namun demikian, aktivitas erupsi tetap berdampak pada jadwal penerbangan. Sebanyak 87 penerbangan terdampak, terdiri dari 66 penerbangan internasional (33 kedatangan dan 33 keberangkatan) serta 21 penerbangan domestik (11 kedatangan dan 10 keberangkatan).
Rute internasional yang terdampak antara lain Adelaide, Auckland, Brisbane, New Delhi, Kuala Lumpur, Sydney, hingga Ho Chi Minh. Sementara itu, untuk rute domestik meliputi Cengkareng, Labuan Bajo, dan Tambolaka.
"Maskapai telah melakukan pembatalan dan penjadwalan ulang melalui email untuk memudahkan penumpang tanpa harus datang ke bandara," jelasnya.
Bagi penumpang yang sudah terlanjur berada di bandara, pihak pengelola menyediakan helpdesk, air mineral, serta area istirahat di beberapa titik terminal.
“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan pelayanan tetap optimal, dan berharap situasi dapat segera pulih,” ujar Gede Eka Sandi, Rabu (18/6/2025) di Tuban, Badung.
Saat ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai tetap beroperasi seperti biasa, namun penumpang diimbau untuk terus memantau informasi terbaru dari masing-masing maskapai terkait status penerbangan mereka.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun