Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Tanah Lot Tambah Atraksi Budaya, Kunjungan Wisman Tetap Ramai
BERITABALI.COM, TABANAN.
Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot di Kabupaten Tabanan terus menunjukkan geliat positif.
Ribuan wisatawan datang setiap hari, dengan wisatawan mancanegara asal Australia masih mendominasi meski sempat muncul peringatan perjalanan dari negaranya.
Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana, optimistis bahwa tingkat kunjungan wisatawan asing akan tetap tinggi pada bulan Agustus mendatang.
“Travel warning dari Australia memang sering terjadi, tapi wisatawannya tetap datang,” jelasnya saat ditemui, Rabu (23/7/2025).
Ia menargetkan kunjungan wisatawan asing bisa mencapai 5.000 hingga 6.000 orang per hari, meskipun masa liburan sekolah telah berakhir.
Sebagai bentuk inovasi, Tanah Lot kini menghadirkan atraksi budaya interaktif. Wisatawan bisa menikmati pertunjukan okokan dari Kediri dan tektekan dari Kerambitan yang digelar setiap Jumat hingga Minggu pukul 14.00–17.00 WITA, sebelum pertunjukan tari Kecak saat matahari terbenam.
Tidak hanya menyaksikan, pengunjung juga bisa belajar langsung memainkan alat musik tradisional tersebut, dibimbing oleh para seniman lokal.
“Bagi agen perjalanan yang ingin membawa tamunya ikut tampil, kami sudah siapkan fasilitasnya,” tambah Sudiana.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi Tanah Lot untuk menghadirkan pengalaman wisata yang lebih personal, menggabungkan keindahan alam, kekayaan budaya lokal, serta partisipasi langsung wisatawan dalam kegiatan tradisional Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang