Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Denpasar Jadi Contoh Nasional Mitigasi Kebakaran, Dapat Hibah 16 Unit Damkar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menggelar Pembentukan dan Pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) Kota Denpasar Tahun 2025 pada Jumat (1/8) di Gedung Graha Sewaka Dharma, Denpasar.
Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, didampingi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, I Made Tirana, serta puluhan peserta relawan yang turut ambil bagian.
Sekda Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana membacakan sambutan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, yang mengapresiasi semangat seluruh pemangku kebijakan dalam kesiapsiagaan penanggulangan bencana kebakaran.
“Kebakaran di Kota Denpasar lebih banyak mengakibatkan kerusakan lingkungan dan berdampak negatif pada ekonomi, sosial dan budaya, serta kerugian lain baik jiwa maupun harta benda," ujarnya.
Terdapat tiga pokok pengendalian kebakaran, yaitu pencegahan, pemadaman, dan penyelamatan. Konsep dasar penanganan mengedepankan pencegahan melalui partisipasi masyarakat dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.
"Kegiatan ini adalah bentuk mitigasi kesiapsiagaan pencegahan kebakaran, sehingga kita siap menghadapi kemungkinan kebakaran yang dilakukan terorganisir dan terpadu," ujar Sekda Alit Wiradana.
Dari laporan Kadis Damkar, Kota Denpasar menjadi satu dari enam daerah yang memenuhi syarat penilaian Kementerian Dalam Negeri RI sebagai pilot project program peningkatan ketahanan masyarakat terhadap risiko kebakaran melalui pembangunan manusia.
Program ini dilakukan melalui peningkatan kapasitas penyelenggaraan sub urusan kebakaran daerah, termasuk pengadaan stasiun pemadam kebakaran dan pertolongan pertama Satelite Fire dan First Aid Station (SFFAS). Kota Denpasar akan menerima hibah 16 unit kendaraan operasional.
Pemkot telah menindaklanjuti penunjukan itu dengan Surat Pernyataan Kesediaan Sebagai Pilot Project Nomor: 300/176/Disdamkar tertanggal 29 Desember 2023. Relawan yang dibentuk dan dilatih diharapkan dapat menjalankan peran maksimal di masing-masing wilayah.
Sekda Alit Wiradana juga mengapresiasi seluruh jajaran Dinas Damkar dan relawan atas kepekaan serta kesiapsiagaan mereka.
"Marilah melalui kegiatan ini kita tingkatkan pengetahuan, dan koordinasi sehingga betul- betul mampu mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran," ujar Sekda Alit Wiradana.
Kadis Damkar Denpasar, I Made Tirana, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari strategi menjawab kepercayaan pemerintah pusat.
"Namun sebelum menerima, kita melengkapi persyaratan terlebih dahulu seperti pembentukan relawan dan ketersediaan tempat untuk mobilnya. Kalau dinyatakan sudah melengkapi baru akan diverifikasi oleh tim dari pusat," ujarnya.
Sebanyak 50 kader desa/kelurahan mengikuti kegiatan ini, yang mencakup teori dasar dan simulasi darurat kebakaran dengan dukungan instruktur dari Damkar Kabupaten Badung.
Salah satu peserta relawan, Suartana, menyambut baik kegiatan tersebut. “Tentu ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam membantu tugas Dinas Damkar dalam penanganan bencana kebakaran di Kota Denpasar nantinya," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2371 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1792 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun