Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Empat Remaja Gianyar Rusak Mimbar Upacara, Dibina Satpol PP
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Aksi empat remaja yang merusak meja mimbar kemerdekaan di Alun-Alun Gianyar berakhir dengan langkah pembinaan persuasif oleh Satpol PP Kabupaten Gianyar.
Plt. Kepala Satpol PP Gianyar, I Made Arianta, mengatakan pihaknya telah memanggil keempat remaja tersebut bersama keluarga untuk memberikan klarifikasi atas perbuatan mereka, yaitu membuang meja podium ke kolam Alun-Alun Kota Gianyar.
“Sanksi yang diberikan berupa hukuman fisik, seperti lari keliling lapangan dan push up, serta membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya,” ujar Arianta, Jumat (15/8/2025).
Sebelumnya, aksi perusakan ini terekam CCTV pada dini hari. Keempat remaja terlihat mengambil dan membuang mimbar meja upacara ke kolam. Berbekal rekaman tersebut, Unit Reskrim Polsek Gianyar bergerak cepat mengidentifikasi dan mengamankan para pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Gianyar, IPTU Gde Densa Prana, menyebut para pelaku masing-masing berinisial AM (20), MR (21), GS (19), dan KP (18). Dari pemeriksaan awal, mereka mengaku melakukan aksinya dalam keadaan dipengaruhi minuman keras.
“Setelah kami mendapat informasi dari masyarakat dan melihat video yang beredar, tim langsung melakukan identifikasi melalui rekaman CCTV. Tidak butuh waktu lama, keempatnya berhasil diamankan,” kata IPTU Gde Densa Prana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7752 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5631 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan