Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Denpasar Luncurkan Program Schizophrenia Entrepreneur, Dukung ODS Mandiri
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Kota Denpasar berkolaborasi dengan PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Sanggaran resmi melaunching Schizophrenia Entrepreneur di Rumah Berdaya Kota Denpasar, Rabu (20/8).
Program ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Manajer Fuel Terminal Sanggaran, Muhammad Riduansyah, Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, Gusti Ayu Laxmy Saraswaty, serta delegasi Laamu Atoll Council Maldives yang dipimpin oleh Presiden Laamu Atoll Council, Mr. Ismail Ali.
Baca juga:
Rumah Berdaya Wadah Penderita Skizofrenia Satu-Satunya di Bali
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan bahwa program ini merupakan inisiatif Dinas Sosial Kota Denpasar yang berkolaborasi dengan PT Pertamina Patra Niaga. Tujuannya adalah untuk memberdayakan Orang dengan Skizofrenia (ODS) agar mampu menjadi wirausaha mandiri.
“Melalui program ini, saudara-saudara kita dengan skizofrenia diberikan kesempatan untuk berdaya, diterima masyarakat, serta memiliki penghidupan yang lebih baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang telah mendukung Pemkot Denpasar dan Dinas Sosial dalam upaya ini,” ujar Arya Wibawa.
Ia menjelaskan bahwa Rumah Berdaya Denpasar merupakan wadah inklusif bagi seluruh masyarakat, tanpa adanya diskriminasi. Saat ini tercatat ada 27 ODS yang diberdayakan melalui berbagai program produktif. Pemkot Denpasar akan terus melakukan pendataan agar semakin banyak ODS yang bisa diberdayakan sehingga memberikan dampak positif bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.
Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, Gusti Ayu Laxmy Saraswaty, menambahkan bahwa masih banyak stigma negatif di masyarakat terhadap ODS. Banyak yang menganggap ODS tidak mampu bekerja produktif, berbahaya, atau tidak bisa diandalkan. Hal ini berdampak pada menurunnya kualitas hidup serta pemulihan kesehatan mental mereka.
“Program Schizophrenia Entrepreneur menjadi bagian dari rehabilitasi psikosial yang berfokus pada pengembangan keterampilan serta pemenuhan kebutuhan dasar, seperti rasa memiliki tujuan hidup dan pengakuan dari masyarakat. Kolaborasi ini juga merupakan program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) PT Pertamina Patra Niaga yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi kreatif bagi penyintas disabilitas mental,” jelasnya.
Manajer Fuel Terminal Sanggaran, Muhammad Riduansyah, menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari dana CSR Pertamina yang dialokasikan untuk Kota Denpasar.
“Setiap daerah memiliki alokasi CSR, namun di Denpasar lebih difokuskan karena di sini terdapat Rumah Berdaya yang secara nyata menjalankan program pemberdayaan ODS,” ungkapnya.
Dengan hadirnya Schizophrenia Entrepreneur, diharapkan ODS di Kota Denpasar dapat semakin mandiri, produktif, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan