Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Pencarian Nelayan Hilang di Karangasem Dihentikan Hari ke-7
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Upaya pencarian nelayan asal Banjar Dinas Gili Selang, Desa Seraya Timur, Karangasem, I Made Sukra (50), yang hilang saat melaut sejak Jumat (15/8/2025) belum membuahkan hasil hingga memasuki hari ke-7.
Tim SAR Gabungan telah melakukan berbagai langkah, mulai dari penyisiran hingga perairan Padangbai, serta menerbangkan drone thermal pendeteksi panas tubuh. Namun, hingga kini tanda-tanda keberadaan korban masih nihil.
Koordinator Pos SAR Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana, menyampaikan bahwa sesuai prosedur, pencarian akan ditutup pada hari ke-7.
"Saat ini tim masih melaksanakan pencarian, ya belum ada tanda-tanda ditemukan, jika sampai sore hari masih nihil, proses pencarian akan dihentikan sesuai dengan SOP," ujarnya, Kamis (21/8/2025).
Selama pencarian, tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polair, Bakamla, Balawista, serta nelayan setempat telah berusaha semaksimal mungkin. Meski demikian, sejumlah kendala seperti angin kencang dan ombak tinggi di sekitar perairan Gili Selang menjadi tantangan dalam operasi.
Sebelumnya, warga sempat dihebohkan dengan penemuan sebuah jukung tanpa awak di perairan Gili Selang, Desa Seraya Timur, pada Jumat pagi (15/8/2025). Perahu tersebut diketahui milik I Made Sukra yang berangkat melaut sendirian sejak subuh dari sekitar Pantai Batu Menak.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 341 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 250 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 158 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan