Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Mengenang Tragedi Poh, Karangasem Siapkan Taman Makam Pahlawan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Setra Desa Adat Poh, Desa Bhuanagiri, Kecamatan Bebandem, Karangasem, menjadi saksi bisu gugurnya enam pejuang kemerdekaan di tangan pasukan Netherland Indies Civil Administration (NICA) pada tahun 1947.
Tak banyak yang mengetahui, keenam pejuang yang dipimpin Kapten (Alm) Anak Agung Made Karang Candra Bhuwana itu gugur pada detik-detik menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-2.
Peristiwa tragis itu terjadi pada malam 16 Agustus 1947. Saat itu, para pejuang tengah berkumpul mempersiapkan peringatan hari kemerdekaan. Namun rencana tersebut tercium pasukan NICA. Dalam kepungan dari berbagai arah, para pejuang tak mampu melawan. Mereka ditangkap, disergap, lalu dieksekusi.
Lebih memilukan, jenazah para pejuang tidak hanya ditinggalkan begitu saja, tetapi juga dibakar bersama pondok tempat mereka berkumpul. Keesokan harinya, barulah warga dengan penuh keberanian mengumpulkan sisa-sisa jenazah dan memakamkannya di Setra Desa Adat Poh.
Makam pahlawan di Desa Adat Poh ini diyakini sebagai satu-satunya makam pahlawan di Kabupaten Karangasem. Sayangnya, kondisinya kini memprihatinkan. Monumen perjuangan di lokasi pembakaran terlihat rapuh, sebagian tembok retak, dan area makam belum tertata layak.
Melihat kondisi tersebut, pada momentum peringatan Hari Kemerdekaan RI, Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan.
“Hari ini kami melihat langsung sejarah perjuangan di Dusun Poh. Di sini ada monumen dan makam pahlawan, mungkin satu-satunya di Karangasem. Kami berencana melakukan pembugaran dan menata kawasan ini menjadi Taman Makam Pahlawan,” ujar Wabup Pandu, Jumat (22/8/2025).
Rencana tersebut mendapat apresiasi dari Ketua DPC Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Karangasem, I Made Oka.
“Saya sangat berterima kasih. Di Karangasem, jumlah veteran sekitar 500 orang, namun yang masih hidup kini tinggal sekitar 20 orang. Semoga dengan adanya gagasan ini, generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan dan terus meneladani semangat para pahlawan,” ungkap Made Oka.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Karangasem
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 458 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan