Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Ni Luh Jelantik Desak Transparansi Pengelolaan DTW Jatiluwih
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Anggota DPD RI, Ni Luh Jelantik, mendesak agar pemasukan dan pengeluaran dari tiket masuk Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, disampaikan secara transparan kepada masyarakat, khususnya para petani pemilik lahan.
Menurutnya, keindahan terasering sawah yang menjadi daya tarik utama Jatiluwih adalah hasil kerja keras petani. Namun, kesejahteraan mereka dinilai belum sebanding dengan pendapatan besar yang dihasilkan dari sektor pariwisata.
“Bagaimana mungkin petani disebut mendapat bagian Rp1 miliar per tahun, kalau dihitung-hitung hanya sekitar Rp 2,5 juta per hari? Itu pun harus dibagi banyak pihak. Apakah angka itu sesuai dengan pemasukan harian Jatiluwih yang begitu ramai?” tegas Ni Luh saat ditemui di Sanur, Kota Denpasar, Senin (25/8/2025).
Ia menegaskan, lahan di Jatiluwih adalah milik petani dengan sertifikat sah, bukan milik negara ataupun pemerintah. Karena itu, pengelolaan wisata seharusnya dilakukan secara profesional dengan asas keterbukaan.
“Kalau kita profesional, pengelola harus transparan. Pemilik tanah adalah petani yang setiap hari membungkuk mengairi sawah agar wisatawan bisa selfie dan menikmati keindahan. Jadi apa timbal balik yang layak untuk petani?," paparnya.
Ni Luh bahkan menyebut, jika diperlukan, lembaga pengawas seperti KPK atau BPK harus turun langsung mengaudit. Ia menekankan pentingnya menjaga martabat petani agar tidak hanya jadi slogan manis negara agraris, sementara kenyataannya petani menjerit.
“Kalau memang pengelolaan sekarang tidak transparan, mari kita cari pola baru, bahkan pengelola baru. Yang penting petani tetap kuat dan martabat mereka dijaga,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan