Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kopi Robusta Lemukih Dibidik Raih Sertifikat Indikasi Geografis
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kopi Robusta Lemukih semakin dekat untuk naik kelas menjadi produk unggulan Buleleng dengan pengakuan resmi berupa sertifikat Indikasi Geografis (IG).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng bersama tim peneliti dari Universitas Sebelas Maret (UNS) dan sejumlah perguruan tinggi di Buleleng saat ini tengah mengawal proses pendaftaran. Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, menegaskan dukungan penuh Pemkab terhadap langkah ini.
“Ini merupakan cita-cita lama saya. Saya ingin kopi Buleleng, khususnya Kopi Robusta Lemukih, memiliki nilai lebih dan pengakuan resmi melalui sertifikat IG. Dengan begitu, produk kopi kita terlindungi secara hukum sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi petani,” ungkap Bupati Sutjidra saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Pendampingan Pengajuan HKI Berbasis IG di Kantor Bupati Buleleng, Kamis (4/9).
Menurutnya, sertifikat IG akan memperkuat daya saing Kopi Lemukih di pasar nasional maupun internasional. Pemerintah daerah siap memfasilitasi seluruh tahapan, mulai dari hulu hingga hilir, termasuk perbaikan kualitas budidaya, pengolahan pascapanen, hingga pengemasan.
Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan strategi penguatan branding daerah berbasis kekayaan intelektual. Setelah Garam Tradisional Tejakula meraih sertifikat IG, kini Kopi Robusta Lemukih menjadi prioritas berikutnya.
“Dokumen deskripsi IG sudah rampung, dilengkapi dengan profil produk serta jejak sejarahnya. Masyarakat Desa Lemukih juga terlibat aktif dalam pengembangan identitas kopi ini. Tinggal menunggu klarifikasi dan verifikasi lapangan dari tim peneliti Kementerian Hukum dan HAM sebelum diajukan secara resmi,” jelasnya.
Selain Kopi Lemukih, Pemkab Buleleng juga tengah menyiapkan pengajuan IG untuk potensi unggulan lain seperti Gula Pedawa, durian Bestala, dan batu akik Pulaki.
Ketua Tim Peneliti UNS, Abdul Kadir Jaelani, memastikan proses sertifikasi Kopi Robusta Lemukih akan rampung dalam waktu dekat.
"Desember ini paling lambat sertifikatnya akan keluar. Kami harap para petani kopi di Lemukih menjaga kualitas produknya sebelum nantinya di branding," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5903 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan