Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sekda Bali Klarifikasi Donasi ASN untuk Korban Banjir: Sukarela, Bukan Wajib
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, memberikan klarifikasi terkait beredarnya selebaran yang menyebut adanya donasi wajib bagi guru dan ASN untuk korban banjir.
Dalam keterangannya, Kamis (18/9/2025), Sekda Indra menegaskan bahwa penggalangan dana tersebut sepenuhnya bersifat sukarela. Donasi disesuaikan dengan tingkat jabatan dan penghasilan pegawai, sebagai wujud empati serta kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut imbauan Gubernur Bali kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Bali agar menunjukkan kepedulian dan rasa kemanusiaan atas dampak banjir besar yang menimbulkan korban jiwa serta kerusakan fasilitas masyarakat.
Dalam pedoman yang disusun, besaran gotong royong ditetapkan mulai dari Rp50 juta untuk Gubernur, Rp25 juta untuk Wakil Gubernur, Rp3 juta untuk Sekda, hingga ratusan ribu rupiah untuk pegawai pelaksana dan PPPK. Namun, angka tersebut hanya bersifat acuan.
“Pegawai dipersilakan untuk bergotong royong lebih dari acuan, sesuai acuan, lebih rendah dari acuan, atau bahkan tidak ikut bergotong royong karena bersifat sukarela,” terangnya.
Hingga saat ini, dana gotong royong yang terkumpul mencapai Rp2.534.820.000 dengan Rp390.000.000 di antaranya sudah disalurkan. Donasi tersebut diprioritaskan bagi warga yang kehilangan anggota keluarga, mengalami kerusakan rumah, maupun kehilangan sarana mata pencaharian.
Selain penyaluran untuk korban banjir, dana gotong royong pegawai juga disiapkan untuk mengantisipasi bencana di musim hujan. BMKG memperkirakan puncak musim hujan terjadi pada November 2025 hingga Februari 2026.
Sekda Indra menambahkan bahwa dana gotong royong ini memungkinkan Pemprov Bali bergerak cepat menyalurkan bantuan, tanpa terhambat prosedur panjang penggunaan APBD.
Menurutnya, imbauan Gubernur Bali adalah langkah tepat dan positif karena mempercepat bantuan sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di kalangan ASN. Keteladanan pun sudah ditunjukkan oleh Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda dengan menjadi penyumbang pertama.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5905 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan