Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Lagi, Bundir di Jembatan Tukad Bangkung Badung, Kali Ini Korban Pemuda Abiansemal
BERITABALI.COM, BADUNG.
Aksi bunuh diri (bundir) di Jembatan Tukad Bangkung di Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung, kembali terjadi. Kali ini dilakukan pria asal Angantaka, Abiansemal, Badung, berinisial PM (24).
PM melakukan aksi bundir pada Kamis 25 September 2025 sekitar pukul 06.00 WITA. Insiden ini diketahui warga setelah melihat sepeda motor korban, Yamaha Nmax DK 3017 FDU, terparkir di lokasi kejadian.
Warga setempat sempat memeriksa motor yang masih terkunci dengan helm putih di atasnya, namun pemilik tidak ditemukan. Karena curiga, warga melakukan pencarian di sekitar lokasi.
"Ya, kami lihat memang sejak subuh motor tersebut terparkir di sana tapi orangnya tidak ada, sehingga warga curiga dan ikut mencari tapi gak ketemu," beber warga.
Pencarian mengarah ke dasar jurang, dan ditemukan sosok tubuh tergeletak. Laporan segera diteruskan ke Polsek Petang. Aparat desa, Koramil 1611-06, Polsek Petang, serta Tim SAR gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Sekitar pukul 07.45 WITA, tim berhasil menemukan jasad korban di bawah sisi utara jembatan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUP Sanglah, Denpasar.
Polisi mengidentifikasi korban sebagai I Gede PM, warga Banjar Dalem, Desa Angantaka, Abiansemal. Korban diketahui meninggalkan rumah sejak pukul 01.00 dini hari.
Meski motifnya belum jelas, dugaan kuat korban mengalami depresi akibat masalah pribadi. Kapolsek Petang AKP Nyoman Arnaya membenarkan kejadian ini. "Ya benar, kami masih di TKP," ujarnya singkat.
Baca juga:
Pamasangan CCTV Di Jembatan Tukad bangkung, Sang Wagmi: Tusing Sida Nepasin Unteng Pikobet
Jembatan Tukad Bangkung memang kerap dijadikan lokasi bundir. Selain lokasinya tinggi dan jauh dari pemukiman, warga yang nekat memilih jembatan ini karena dianggap pasti berhasil mengakhiri hidup.
Sejauh ini pemerintah setempat berupaya mencegah aksi serupa dengan memasang pagar di sisi jembatan, meski belum rampung 100 persen. Namun di lokasi kejadian masih belum tersedia kamera CCTV. Warga berharap ada patroli rutin untuk mencegah kasus bunuh diri terulang kembali.
Catatan redaksi:
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun