Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 18 September 2026
PHDI Klungkung Tegaskan Ida Rsi Mundi Tak Terdaftar Sebagai Sulinggih
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Belakangan ini media sosial dihebohkan dengan video Ida Rsi Mundi yang meminta bantuan dari masyarakat. Tidak hanya uang tunai, ia juga berharap ada yang memberikan sembako.
Terkait hal ini, Ketua PHDI Klungkung Ida Bhawati Pasek I Putu Suarta menyebut bahwa yang bersangkutan tidak tercatat sebagai sulinggih di Klungkung karena sebelumnya tidak pernah dilakukan upacara Diksa Pariksa.
"Beliau saat mediksa tidak dilakukan Diksa Pariksa oleh PHDI Klungkung, karena tidak melakukan itu, tentu tidak terdaftar," jelasnya.
Semestinya, kata Ida Bhawati Putu Suarta, sebelum dilakukan padiksaan, ada prosesi Diksa Pariksa yang melibatkan sejumlah pihak terkait.
"Kalau sudah ada permohonan itu, nanti PHDI menurunkan tim, dari PHDI, Dinas Kebudayaan, dan lainnya," lanjutnya.
Ke depan, pihaknya berharap hal serupa tidak terulang kembali. Sehingga ia menghimbau, bagi umat yang ingin menjadi sulinggih, agar betul betul mempersiapkan diri. "Baik secara diri sendiri maupun keluarga terdekat," imbuhnya.
Menjadi sulinggih, lanjut Ida Bhawati, tidak hanya cukup menghafal mantra saja. Melainkan faktor penopang yang sudah siap, seperti ekonomi dan aspek sosial lainnya.
"Kalau sudah menjadi sulinggih, hanya duduk. Baik duduk saat di Griya maupun ketika ngeloka pala sraya, tidak bisa seperti walaka yang bisa bertani atau lainnya," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/klk
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5560 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3486 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2343 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan