Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
PAD Tinggi, Bupati Mahayastra Pastikan Pemotongan TKD Tak Ganggu Pembangunan Gianyar
beritabali/ist/PAD Tinggi, Bupati Mahayastra Pastikan Pemotongan TKD Tak Ganggu Pembangunan Gianyar.
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Di tengah gejolak pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Gianyar tetap tampil percaya diri. Bahkan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 telah dirancang meski adanya pemotongan tersebut.
Hal itu disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra usai menghadiri sidang paripurna di Gedung DPRD Gianyar, Kamis (9/10/2025).
“Kalau pengaruh pasti ada, cuma kita lebih longgar dibandingkan daerah lain karena PAD kita sangat tinggi. Pemerintah pusat menilai PAD Gianyar sekarang mendekati Rp2 triliun,” ujar Mahayastra.
Menurutnya, dengan tingginya Pendapatan Asli Daerah (PAD), Gianyar mampu menutup dampak pemotongan dana transfer yang mencapai Rp185 miliar.
“Yang harus kita tutupi sekitar Rp155 miliar, dan itu sudah selesai. Karena itu, Gianyar menjadi daerah pertama di Bali yang berani menyerahkan rancangan APBD 2026 kepada DPRD. Artinya, APBD kita sudah balance,” jelasnya.
Meski ada penyesuaian skala prioritas, Mahayastra menegaskan seluruh program pembangunan tetap berjalan.
“Ada yang terganggu, tapi tidak signifikan. Hal-hal mendasar tetap kita lakukan,” tegasnya.
Salah satu proyek pembangunan yang masih berjalan hingga kini adalah pembangunan Pusat Pemerintahan (Puspem) Gianyar di Jalan Kebo Iwa Gianyar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4410 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1836 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1504 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 989 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 924 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun