Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Badung Sulap Simpang Dewa Ruci Jadi Hutan Kota, Hadirkan Paru-Paru Hijau Kuta

Sabtu, 25 Oktober 2025, 15:54 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Sekretariat Negara/ilustrasi/Badung Sulap Simpang Dewa Ruci Jadi Hutan Kota, Hadirkan Paru-Paru Hijau Kuta.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Pemerintah Kabupaten Badung terus menunjukkan komitmennya menjaga keseimbangan lingkungan di tengah pesatnya pembangunan kawasan Kuta.

Dua titik di kawasan Simpang Dewa Ruci kini tengah disulap menjadi hutan kota ruang hijau yang tak hanya menambah keindahan, tetapi juga menjadi sumber oksigen baru bagi kawasan wisata tersibuk di Bali ini.

Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, I Wayan Narayana, mengungkapkan, proyek ini telah dimulai sejak perubahan anggaran tahun 2023 dengan pembelian lahan seluas 8 are di sisi timur Dewa Ruci.

Tahun ini, langkah serupa kembali berlanjut dengan pengadaan lahan 15,75 are di sisi barat Dewa Ruci.

“Keduanya akan dijadikan hutan kota, bukan taman kota. Jadi konsepnya lebih alami, banyak pohon besar yang bisa men-suplai oksigen bagi kawasan sekitarnya,” jelas Narayana saat ditemui belum lama ini di Puspem Badung.

Tak berhenti di situ, Pemkab Badung juga menyiapkan empat titik tambahan di kawasan utara Simpang Dewa Ruci yang saat ini masih dalam tahap penjajakan. Lahan-lahan tersebut sebelumnya tidak produktif, bahkan terkesan kumuh.

“Pemiliknya sebagian besar dari luar Bali, tapi mereka sudah menyatakan siap menjual lahannya,” tambahnya.

Narayana menegaskan, seluruh proses pengadaan dilakukan sesuai mekanisme hukum, mulai dari sosialisasi, konsultasi publik, appraisal, hingga pengukuran lokasi oleh BPN, yang juga melibatkan pihak Kejaksaan Negeri dan tim dari Kementerian Dalam Negeri.

Program hutan kota ini, lanjutnya, bukan sekadar mempercantik wajah Kuta, melainkan juga menjawab minimnya ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan tersebut.

“Kita ingin menciptakan keseimbangan antara geliat pariwisata dengan keberlanjutan lingkungan. Semua didanai dari APBD Badung,” ujarnya.

Dengan total luas lahan sekitar 31 are yang sudah disiapkan, hutan kota di sekitar Dewa Ruci nantinya diharapkan menjadi simbol baru komitmen Badung terhadap lingkungan hidup sekaligus “paru-paru hijau” di jantung kawasan wisata Pulau Dewata.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami